Jelang Idul Adha, KSKP Bakauheni Gagalkan Pengiriman Daging Celeng

Ka KSKP AKP Rafli Yusuf Nugraha sedang menunjukan daging celeng yang dipegang oleh supir yang membawa barang haram tersebut, dihalaman KSKP Bakauheni, kemarin.

KALIANDA – Jajaran Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan, berhasil menggagalkan pengiriman daging celeng sebanyak 5 koli atau sekitar 500 kilogram , yang diangkut menggunakan mobil box jenis truck colt diesel nopol B 9258 TXS, pada Rabu (15/08), sekitar pukul 03.30 WIB dini hari, di pintu masuk pelabuhan bakauheni, kemarin.

Menurut pengakuan Sagdi Harnan sekalu supir truk tersebut, dirinya membawa barang haram tersebut dari tugu mulyo Palembang menuju Tanggerang. Barang tersebut disembunyikan dibalik tumpukan ikan asin dan beberapa barang dagangan lainnya.

Baca Juga:  KSKP Pelabuhan Panjang Gagalkan Penyelundupan Daging Celeng

“Pengakuan supir barang ini milik Tarigan dan akan di kirim ke saudara Leo di Tanggerang. Barang ini memang sudah menjadi pesanan, makanya dikirim melalui mobil box dan di tutupi beberapa barang lain agak tidak diketahui petugas,” ujar Ka KSKP Bakauheni AKP Rafli Yusuf Nugraha, kepada Fajar Sumatera.

Rafli menduga sindikat ini memang pemain lama, dimana mereka mengetahui moment dimana sebentar lagi harga daging akan naek secara perlahan dan memang sangat dibutuhkan menjelang hari raya kurban tersebut.

Baca Juga:  KSKP Pelabuhan Panjang Gagalkan Penyelundupan Daging Celeng

“Pada hari raya nanti, daging sangat dicari masyarakat, mengingat pada moment lebaran idul adha, menu daging mungkin menjadi favorit,” tambahnya

Untuk itu, Rafli sapaan akrabnya meminta kepada masyarakat agar berhati-hati dalam membeli daging, mengingat secara kasat mata daging celeng dan daging sapi sedikit sekali perbedaannya.

“Perbedaan daging sapi dan daging celeng, hanya dari serat dan warna daging setelah di goreng tanpa bumbu. Memang pada daging celeng agak sedikit mengkilat, dan seratnya pun berbeda dengan daging sapi. Makanya bagi yang suka membeli daging, kami harap diperhatikan dengan detail sekali,” pintanya.

Baca Juga:  KSKP Pelabuhan Panjang Gagalkan Penyelundupan Daging Celeng

Sementara Safdi Harnan saat dikonfirmasi, mengakui daging celeng yang dibawanya memang tidak memiliki dokumen resmi, dirinya hanya mendapatkan perintah untuk membawa barang haram ini ke tanggerang.

“Kalau dokumennya saya tidak tahu, yang jelas saya cuma diperintahkan untuk membawa ke tanggerang. Ditanggerang nanti sudah di tunggu Leo selaku pemilik barang,” singkatnya. (AS)

1,903 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Daging Celeng

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan