JPU Tuntut Mustafa Lima Tahun Penjara

Bandar Lampung – Mantan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI 5 tahun penjara, Atas perbuatan tindak pidana korupsi di Dinas PUPR Lamteng.

JPU KPK RI Taufiq Ibnugroho mengatakan, bahwa, Mustafa secara sah terbukti bersalah dan merupakan pelaku utama atas tindak pidana korupsi di Lampung Tengah.

Selanjutnya, JPU menyatakan bahwa Mustafa juga secara bersama-sama sebagaimana telah di atur dalam pasal 12 huruf a Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah di ubah dalam UU No 20 tahun 2001.

“Menjatuhkan dakwaan kepada Mustafa selama 5 tahun di kurangi selama berada di tahanan, denda sebesar Rp.400 juta subsider 4 bulan kurungan, membebankan Mustafa uang pengganti Rp.24.647.957 milyar dikurangi dengan uang yang telah disita dan dikembalikan oleh terdakwa dengan ketentuan jika terdakwa tidak dapat membayarkan UP dalam waktu satu bulan setelah keputusan pengadilan maka harta benda dapat disita oleh Jaksa dan di lelang untuk mengganti UP tersebut,”kata Taufiq saat membacakan tuntutan di PN Tanjungkarang, Bandarlampung.

Kemudian, Jika tidak mencukupi di ganti dengan kurungan 2 tahun. “Menjatuhkan hukuman tambahan kepada Mustafa untuk mencabut hak politik selama 4 tahun setelah selesai menjalani masa pidana pokok,”ucapnya

Sementara, kuasa hukum Muhammad Yunus dengan terdakwa Mustafa mengungkapkan, bahwa dirinya akan membuat pembelaan tertulis kepada majelis hakim dan meminta waktu selama dua minggu.

” Saya akan membuat pembelaan secara tertulis dan memohon waktu selama dua minggu setelah tuntutan dari JPU. Yakni 24 juni setelah itu tuntutan ini, “pungkasnya

Tuntutan mantan bupati lamteng

Posting Terkait