Juru Parkir Pasar Tengah Berharap Jadi Honorer

Eti | Fajar Sumatera

BANDAR LAMPUNG – Tujuh tahun bertugas sebagai juru parkir di Pasar Tengah, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Soni berharap bisa diangkat menjadi tenaga honorer agar memiliki penghasilan tetap.

Dia mengisahkan, sejak pertama kali menjalani profesi sebagai juru parkir pada 2012 lalu, dirinya termasuk kedalam Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

Baca Juga:  Honerer di Lampung Utara Terima Insentif

“Sementara ada rekan saya yang sesama juru parkir di pasar Tengah sudah ada yang diangkat menjadi honorer. Meskipun pekerjaannya sama tapi pendapatan yang diperoleh berbeda,” ungkap Soni yang juga kerap jaga di pos loket parkir Pasar Tengah, Senin (20/1).

Dia menceritakan, sejak adanya Surat Perintah Tugas (SPT) masing-masing jalur terdapat pembagian juru parkir karena adanya alih fungsi wilayah batasan parkir. Pembagian ini hanya ada di Pasar Tengah.

Baca Juga:  Akan Ada Seleksi CPNS, Pegawai Honorer Minta Diprioritaskan

“Jadi ada juru parkir yang mempunyai Surat Kerja (SK) dan tidak memiliki SK namun hanya memiliki SPT. Tapi rata-rata semua penjaga pos parkir belum ada SK ¬†hanya SPT. Kami juga tidak bisa protes,¬† kalau protes kami diusir dan gak bakalan kerja lagi,” ungkap Soni.(ER/NU)

Honorer Juru Parkir Juru Parkir Pasar Tengah Pasar Tengah

Posting Terkait