Kades Bayasjaya Penuhi Panggilan Kejari

Pesawaran (Fs) – pada tahap penyelidikan lanjutan, kini giliran kepala desa Bayasjaya, Darwis, memenuhi panggilan kejaksaan negeri, mengenai dugaan, adanya penyimpangan, dana desa (DD) dan Angaran Dana Desa (ADD)Tahun 2020, yang diduga dilakukan oknum kepala desa Bayas jaya, oleh kejaksaan negeri gedong tataan, kabupaten Pesawaran, beberapa waktu lalu.

Hal ini di jelaskan salah satu kepala urusan (kaur) umum, desa bayasjaya, Pitriani, yang membenarkan bahwa kepala desa Bayasjaya, sedang di periksa oleh pihak kejaksaan, terkait dugaan penyelewengan anggaran dana desa (ADD) dan Dana desa (DD) di tahun 2020.

“Bukan saya aja yang di panggil pak jaksa, ada bapak kepala desa, enam kaur desa, juga tujuh kepala dusun, ujarnya.

Sedangkan di tempat terpisah, Kepala urusan (Kaur) pemerintahan desa Bayas jaya, Zakarya, justru menepis kedatangan dirinya ke kejari bukan sebagai aparatur desa,

“maaf kedatangan sy kemari hanya mendamping bapak kepala desa yang sedang di periksa,sama pak jaksa,” katanya kepada fajar sumatra seraya berbohong bahwa dirinya bukan aparatur desa

Setelah enam jam, Dilakukan pemeriksaan terhadap aratur desa, dan kepala desa darwis, oleh pihak kejasaan negeri, melalui pintu depan kejaksaan negeri, oknum kades tersebut, langsung ambil langkah seribu, dan bergegas pergi, tinggalkan para wartawan, yang ingin meminta keterangan, terkait laporan yang di tujukan terhadap dirinya,

“maaf saya gak bisa berikan keterangan” kilahnya, sambil berlari tinggalkan para wartawan yang ingin memintanya keterangan terkait dugaan penyelewengan ADD dan DD 2020, yang di tujukan terhadapnya. (Dponco)

Posting Terkait