Kapolda Pastikan Dua Oknum Polisi Pemilik Ekstasi Dihukum Berat


Bandar Lampung – Pasca adanya penangkapan dua anggota Polri yang tertangkap oleh Satnarkoba Polresta Bandarlampung, dengan barang bukti 100 butir ekstasi, Irjen Pol Hendro Sugiatno menegaskan akan memberikan hukuman lebih dari masyarakat umum . Kamis (10/06).

“Polisi yang narkobakan sudah di ingatkan hukumannya akan lebih berat dari masyarakat umum , karena polisi adalah yang taat hukum yang tahu aturan undang-undang, tidak ada toleransi, “kata Hendro saat di wawancara media di Mapolda Lampung.

Sebelumnya, Satresnarkoba Polresta Bandar Lampung telah melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang anggota Polri a.n BRIPTU ZEVRI OKTAVEA anggota Bid T.IK Polda Lampung dan BRIPTU IVAN EZRA ADHA anggota Satreskrim Polres Metro.

Penangkapan tersebut, diawali pada minggu 06 Juni 2021 lalu sekira pukul 17.00 wib oleh anggota Satnarkoba Polresta Bandar Lampung dengan melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang a.n. BRIPTU Zevri Oktavea di Jalan Selamet No. 72 RT 006 Kel. Kedamaian Kota Bandar Lampung.

Kemudian, hasil penangkapan terhadap tersangka a.n. BRIPTU Zevri Oktavea didapatkan Narkotika Jenis Ekstasi sebanyak 100 butir yang disimpan didalam kotak rokok sampoerna mild.

Setelah itu, dilakukan pengembangan diamankan 2 (dua) orang a.n Briptu Ivan Erza Adha dan Sdr. Belly Adzu Pani serta diakui narkotika jenis Ekstasi tersebut milik BRIPTU Ivan dan BRIPTU Zevri dengan memesan seharga Rp 20 Jt ( Briptu Zevri Rp 10 Jt dan Briptu Ivan Rp 10 Jt ).

Selain itu, Saat di lakukan penggeledahan juga ditemukan BRIPTU Ivan memiliki 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis revolver berikut 4 (empat) butir amunisi.

Selanjutnya 2 anggota Polri yang telah diamankan, dilakukan pemeriksaan dan pengecekan urine oleh Satnarkoba Polresta Bandar Lampung dengan hasil BRIPTU ZEVRI OKTAVEA (+) mengandung Amphetamine dan Methampitamine sedang BRIPTU IRVAN ERZA ADHA (-).

Posting Terkait