Kasus Bank Tripanca, Kejari Tunggu Proses Lelang

Bandar Lampung – Kejaksaan Negeri Bandarlampung menunggu proses lelang dari Bank Multiara Sentosa (Mas) terkait aset terpidana kasus korupsi PT Bank Tripanca Setiadana Sugiarto Wiharjo alias Alay, Untuk mengembalikan kerugian Negara.

Kepala Kejaksaan Negeri Bandarlampung Abdullah Noer Deny mengatakan, jika pihak Bank Mas sudah berkoordinasi terkait kepemilikan aset Alay yang ada di Bank tersebut.

“Terkait Uang Pengganti terpidana alay, sudah berkoordinasi dari Bank Multiarta Sentosa (Mas) kepada Kejaksaan Negeri Bandarlampung, karena bank mas ini memiliki anggunan milik alay, namun tidak semua atas nama Alay, “kata Deny kepada awak media. Rabu (14/07)

Menurutnya, ini juga salah satu itikad baik dari Bank Mas kepada Kejaksaan untuk pengembalian aset terpidana kepada Negara.

” Ini juga salah satu itikad baik dari bank Mas, agar aset milik alay tidak lari ke orang lain,makanya nanti ada proses lelang dan hasilnya akan di bagi untuk pengembalian pihak bank dan untuk mengembalikan kerugian Negara yang telah di lakukan Alay, “ungkapnya

Ia menambahkan, Kejaksaan juga sudah melakukan penelitian terhadap aset alay, apakah aset tersebut milik terpidana.

“Kami juga melakukan penelitian, terkait aset alay di Bank Mas apakah merupakan bagian dalam keputusan alay dan ternyata aset alay tidak ada dalam Bank Mas tersebut, karena dalam surat tersebut tidak ada nama Alay sama sekali,” tegasnya

Selain itu, Kejari Bandarlampung sendiri sudah melaporkan ke pusat terkait persoalan pengembalian kerugian negara tersebut.

“Kalau saya cenderung masalah ini dapat di selesaikan di pusat, supaya tidak timbul proses negatif, “pungkasnya

Posting Terkait