Kasus DAK Tuba, Kepsek Akui Setor Rp 80 Juta

Bandar Lampung – Kepala sekolah SMPN Dente teladas Sodri Yadi mengakui telah menyetorkan uang Dana Alokasi khusus (DAK) sebesar Rp.80 juta dari total anggaran Rp. 641.683.500 sebanyak 3 kali.

Jaksa Penuntut Umum Baladhika menjelaskan, jika saudara saksi Sodri Yadi sebelumnya pernah bertemu dengan terdakwa Nasaruddin untuk membicarakan soal penyetoran setelah pencairan DAK.

“Yang bersangkutan pernah bertemu dengan terdakwa Nasaruddin di Ruang kerjanya,Bahwa setiap pencairan harus menyerahkan 12,5 persen, “kata Baladhika kepada awak media

Setelah pencairan, lanjut dia, dana tersebut ia serahkan kepada saudara Ahmad Sidik, yang diduga ikut dalam pengumpulan dana DAK untuk diserahkan ke atas.

” Diserahkan ke Ahmad sidik selaku kepala sekolah 20 juta, saudara Guntur 36 juta, Andi pegawai koperasi BMW atas perintah sidik 24 juta,” jelasnya

Selanjutnya, dana tersebut, ia peruntuhkan untuk perbaikan beberapa ruangan di sekolah Dente teladas.

“Ia mengaku dana alokasi khusus itu untuk Rehap lima ruang kelas, Rehap ruang laboratorium IPA beserta meubelnya seperti lemari besi, kursi besi , meja dan Renovasi toilet 3 ruang, “jelasnya

Sementara kuasa hukum Al Hajar dengan terdakwa Guntur mengungkapkan, jika Ahmad sidik selaku kepala sekolah tersebut bukan 5 nama yang ia laporkan ke Kejaksaan Agung.

Namun, dalam hal ini, sambung dia, adalah fakta baru yang belum terungkap dalam perkara kasus Kadisdik Tulangbawang.

“Yang saya kirim surat waktu lalu tidak termasuk Ahmad Sidik tapi dalam fakta persidangan terungkap uang itu diterima oleh Ahmad Sidik, “tegasnya

Ia menegaskan, jika kasus ini juga secara jelas terinci siapa yang mengambil uang tersebut.

“Bahwa ada pendistribusian uang dalam DAK 2018 itu rinciannya jelas,” urainya

Dalam perkara ini juga, kata dia, 171 saksi dengan 2 terdakwa, dan akan mendesak yang terlibat dalam perkara ini untuk ikut mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saksi untuk terdakwa Nasaruddin 90 orang, untuk terdakwa Guntur Abdul Nasser 81 orang, tapi saya akan mendesak siapa saja yang terlibat untuk dapat bertanggung jawab,”tandasnya

Posting Terkait