Kasus DAK Tuba, Saksi Akui Pungut Setoran

Bandar Lampung – Kasus perkara Kadisbud Tulang Bawang tahun anggaran 2019 dengan terdakwa Nasaruddin dan rekanan Guntur Abdul Nasser kembali di gelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Bandarlampung, dengan menghadirkan lima saksi. Jumat (23/07)

Lima saksi di antaranya, Revi, Wibowo (Selaku Suami dari Revi) , Alyus, Hendri dan Helmi yang diduga ikut melakukan pungutan setoran dana DAK pada tahun 2019.

Dalam kesaksian Revi dalam persidangan di Bantah oleh Nasarudin, jika pada bulan september 2019 pada saat pencairan saudara revi menolak untuk melakukan pengumpulan pungutan tersebut.

“Saya pernah menyuruh Revi namun saudara Revi menolak, untuk melakukan pungutan tersebut, “kata Nasarudin saat membantah keterangan Revi.

Selanjutnya, Revi mengungkapkan, jika tetap melakukan pungutan dengan alasan dari terdakwa Nasaruddin meminta untuk membantu saudara Guntur dan Nasarudin juga adalah atasan dirinya.

“dirinya mengakui melakukan pungutan tersebut, namun uang tersebut di serahkan oleh pak Nasarudin Rp.9.014 Milyar dan Rp.100 juta di serahkan ke Guntur , “urainya

Sementara, saksi Wibowo menerangkan, jika dirinya tidak mengetahui istrinya ikut dalam pengumpulan dana DAK yang di instruksikan oleh terdakwa Nasaruddin.

“Saya tahu nya pas istri saya mengatakan kepada saya bahwa ada uang Rp.100 juta di rumah ini milik pak Guntur, dan saya bilang bahwa secepatnya uang itu di serahkan ke Guntur, “tandasnya.

Reporter Agung Kurniawan

Posting Terkait