Kasus Korupsi DAK Tuba Akan Hadirkan 90 Saksi


Bandar Lampung – Dalam perkara kasus Dana Alokasi khusus (DAK) dengan terdakwa mantan kadisbud Nasarudin dan rekanan Guntur Abdul Nasser akan menghadirkan kurang lebih 90 saksi yang akan kembali digelar pada Kamis (17/06) mendatang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandarlampung.

Kuasa hukum Al Hajar Syahyan dengan terdakwa (Guntur Abdul Nasser) mengatakan, bahwa dirinya akan fokus terlebih dahulu kepada saksi yang akan di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum kamis mendatang.

Baca Juga:  Terdakwa Kasus Korupsi DAK Tuba Jalani Sidang Perdana

“Kita akan fokus pada saksi pembuktian nanti , karena ini sangat menarik ada 90 An saksi yang akan di hadirkan oleh JPU. Dan 90 lebih itu uang bertabur bukan di terdakwa saja,”kata kuasa hukum Al Hajar saat di wawancara media.

Untuk itu, kata dia, terdakwa Guntur juga sempat pernah di minta kabur oleh beberapa orang yang akan di jadikan saksi dalam perkara DAK ini, agar terhindar dari jeratan hukum.

Baca Juga:  Diduga Terlibat Korupsi DAK Tuba, Lima ASN Tidak Ditetapkan Tersangka

“Semua ini kan pada nyumput di belakang Guntur, Guntur ini pada waktu itu di suruh kabur, namun dirinya tidak mau, karena jika dirinya kabur bakal yang bertanggung jawab semua dalam masalah ini adalah dirinya sendiri , “jelasnya

Selanjutnya, ia berpendapat, dalam fakta persidangan nantinya, pihaknya akan meminta Jaksa menangkap semua orang yang terlibat dalam perkara ini juga.

Baca Juga:  Terdakwa Kasus Korupsi DAK Tuba Jalani Sidang Perdana

“Makanya nanti jika di fakta persidangan terungkap, kami akan mendesak Jaksa untuk menangkap pelaku itu semua,” tegasnya

Ia menambahkan, bahwa dirinya juga sebelumnya pernah mengirimkan surat kepada Jaksa Agung pada waktu lalu.

“Dari awal, saya sudah mengirimkan surat kepada Jaksa Agung, Jaksa tinggi meminta untuk di ungkap semuanya, “tandasnya

Korupsi DAk Tuba

Posting Terkait