Kasus Pemerasan Pejabat Inspektorat Lamsel Belum Ada Penetapan Tersangka

Bandar Lampung – Soal dugaan tindak pidana korupsi pemerasan atau penerimaan hadiah yang melibatkan pejabat struktural Inspektorat Lampung Selatan Tahun 2020 lalu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah memeriksa saksi sebanyak 30 orang dan belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Sabtu (11/06)

Kasipenkum Kejati Lampung Andrie w Setiawan menjelaskan, bahwa dalam perkara ini yang di tangani kejati masih dalam tahap pemeriksaan saksi.

“Untuk perkembangan saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi, “kata andre saat dihubungi fajarsumatera.co.id

Untuk itu, berdasarkan hasil dari pemeriksaan saksi juga belum ada yang ditetapkan untuk menjadi tersangka dalam perkara ini.

“Jadi belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” urainya

Selain itu, saksi yang telah di periksa oleh Kejati sebanyak 30 orang dan perkara ini juga masih dalam penyidikan lebih lanjut.

“Untuk tahapan penyidikannya masih dik umum dan saksi yang sudah diperiksa sekitar 30 orang hingga saat ini, “pungkasnya

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Lampung sedang menangani kasus dugaan korupsi di Inspektorat Lampung Selatan, pada Senin, 23 November 2020. Kasus ini diketahui sudah berada pada tingkat penyidikan.

Berdasarkan keterangan yang datang dari Kejaksaan Tinggi Lampung, penanganan kasus dan kegiatan ini didasarkan atas surat perintah penyidikan No.06/ L.8/Fd.1/11/2020 tanggal 17 November 2020 dan sprint geledah No.04/ L.8/Fd.1/ 11/2020 tanggal 17 November 2020.

Lanjutan dari isi keterangan surat perintah penyidikan dan surat perintah geledah itu: menyita dokumen dan alat komunikasi. Diduga penyitaan alat komunikasi ini dimaksudkan para penyidik jaksa untuk ‘menyedot’ segala informasi yang ada di dalam alat tersebut.

Alat komunikasi yang disita itu disebut adalah milik para pejabat struktural di Inspektorat Lampung Selatan. Meski demikian, pemilik alat komunikasi itu tidak dipaparkan Kejaksaan Tinggi Lampung.

“Telah dilakukan penggeledahan terhadap kantor Inspektorat Lampung Selatan dan dari penggeledahan tersebut, tim penyidik mengambil barang-barang berupa dokumen dan juga alat komunikasi beberapa pejabat strategis di lingkungan Inspektorat Lampung Selatan,” tulis Kepala Seksi Penerangan Hukum pada Kejaksaan Tinggi Lampung Andrie W Setiawan.

Dari keterangan yang diterima dia dari bidang Pidana Khusus, Andrie W Setiawan mengatakan Kejaksaan Tinggi Lampung sedang menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi pada sisi pemerasan yang diduga dilakukan oleh pejabat Inspektorat Lampung Selatan. Meski begitu, ia tidak membeberkan siapa pejabat yang dimaksud.

“Penggeledahan dilakukan terkait pengumpulan barang bukti dalam dugaan tindak pidana korupsi pemerasan atau penerimaan hadiah yang melibatkan pejabat struktural Inspektorat Lampung Selatan Tahun 2020,” lanjut Andrie W Setiawan.

Posting Terkait