Kaum Millenial Dominasi Pengurus MWCNU Way Kenanga

Gati Susanto | Fajar Sumatera

PANARAGAN –  Menyikapi perkembangan zaman serta menghadapi era 4.0,  Pengurus  Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat masa khidmat 2019-2024 di dominasi kader  muda atau millenial.

Hal tersebut dapat dilihat dari porsi kepengurusan yang lebih banyak didominasi oleh kader muda NU.

“Hal ini merupakan salah satu upaya pengkaderan di organisasi NU yang dilakukan oleh MWCNU Tulang Bawang Barat agar kinerja yang dilakukan bisa lebih maksimal dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh warga NU,” ungkap Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Way Kenanga Kiai Ahmad Fauzi, Minggu (25/11).

Dalam kepengurusan MWCNU Kecamatan Way Kenanga masa khidmat 2019-2024  ini, Rais Syuriyah dijabat oleh Kiai. A. Muhrondi Yusuf, SH dan Ketua Tanfidziyah dijabat oleh Kiai Ahmad Fauzi. Keduanya diberi amanat oleh pemilik suara untuk memimpin dan membesarkan NU di Kecamatan Way Kenanga untuk lima tahun ke depan.

“Kader muda ini yang jelas pikirannya lebih fresh dan tenaganya kuat sehingga diyakini akan mampu untuk mengemban amanah organisasi dengan baik dan maksimal. Sehingga diharapkan kader-kader muda NU ini bisa menggerakkan kegiatan NU dengan baik,” ungkapnya.

Senada diungkapkan oleh Rais Syuriyah Kiai.Muhrondi Yusuf, pihaknya akan lebih membentengi kader muda NU dengan kegiatan-kegiatan yang positif berdasarkan akidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Apalagi saat ini sudah banyak faham-faham baru diluar NU yang mengancam masa depan generasi muda.

“Kader muda ini merupakan calon pemimpin NU di masa depan. Kalau kadernya sudah terpengaruh dengan faham-faham lain di luar NU, mau dibawa kemana NU ini di masa mendatang. Ini yang menjadi perhatian utama kami untuk lima tahun mendatang,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Kiai pihaknya juga akan berupaya melestarikan nilai-nilai luhur bangsa sesuai akidah Aswaja seperti Lailatul Ijtima’ istighotsah dan lain sebagainya. “Sehingga keberadaan pengurus baru ini mampu mengajak masyarakat untuk berperilaku santun dan berakhlakul karimah,” tegasnya.

Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Tulang Bawang Barat KH. Nurhadi, S.PdI meminta pengurus MWCNU Kecamatan Way Kenanga agar menghidupkan kembali tradisi-tradisi NU seperti istighotsah dan lailatul ijtima’ sebagai benteng warga NU dari faham-faham di luar NU.

” Kami berharap pengurus MWCNU Way Kenanga menghidupkan kembali tradisi NU agar bisa menangkal faham di luar NU yang semakin merajalela di daerah,” pungkasnya.(GS)

MWCNU Way Kenanga

Posting Terkait