KBMP -WK Tagih Janji Adipati

Setelah PemilihanUmum Bupati Way Kanan 2020 dilaksanakan pada 9 Desember 2020 lalu, akhirnya pada tanggal 26 Februari 2021 KPU resmi menetapkan Raden Adipati Surya dan Ali Rahman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan periode 2021-2024. KBMP-WK menginginkan janji Bapak Bupati untuk segera di tepati.

“Salah satu yang sangat saya ingat dan perlu untuk kembali di ingatkan pada bapak Adipati yang saat ini Alhamdulillah di beri amanah untuk kembali memimpin Kabupaten way kanan dan resmi di Lantik sersama bapak Ali Rahman, dalam pertemuan di Yogyakarta pada bulan Desember 2019, Bapak Adipati dan jajaran yg hadir pada pertemuan tsb berkata untuk sama sama memperjuangkan pengadaan asrama di tahun 2021 dengan memasukkan pengadaan Asrama ke RAPBD pada tahun 2021 dan akan berusaha maksimal merealisasikan Asrama tetap yang telah di perjuangkan Keluarga Besar Mahasiswa Pelajar Way Kanan di Yogyakarta (kbmp_wk) kurang lebih selama 9 tahun belakangan ini di tahun 2021.” Terang Muhamad Alza Mahendra ketua umum Keluarga Besar Mahasiswa Pelajar Way Kanan Yogyakarta.

Harapan kami janji tersebut tetap di jadikan prioritas dan benar benar di realisasikan tahun 2021 ini.”“2021 asrama saya masuk kan APBD, doakan saya ya (bisik kata beliau setelah foto ini diambil). Whatsapp story ini di buat oleh Zanjabil Al-Falah salah satu mahasiswa UGM asal Way kanan yang kala itu di tunjuk sebagai perwakilan dari KBMP-WK untuk menyampaikan aspirasi kepada Bapak Adipati.

Source : KBMP_WK Instagram account (18/10/2019)

“Kami keluarga besar mahasiswa pelajar way kanan yg di jogja mengucapkan selamat untuk periode kedunya pak adipati. Pak sebagai anak kandung yang lahir di bumi ramik ragom yang sedang menuntut ilmu jauh dari way kanan, ucapan dan petuah bapak sangat kami anggap sebagai motifasi yang berharga. Terlebih pertemuan bapak dengan kami di ballroom IBC pada bulan desember 2019 kala itu. Bapak memberi kami semangat yang sangat mengagumkan, di mata kami bapak begitu bijaksana sekaligus menjadi pemimpin yang baik. Salah satu petuah bapak yang kami tunggu menjadi kenyataan adalah tentang investasi jangka panjang yang akan bapak lakukan dengan adanya pengadaan asrama sebagai salah satu bentuk kepedulian bapak terhadap masa depan pendidikan bagi putra putri way kanan yang sedang belajar di jogja. Masih terngiang di telinga saya dan teman-teman saat bapak berkata “nanti 2021 saya akan masukkan pengadaan asrama di RAPBD, mengingat kala itu RAPBD tahun 2020 sudah ketok palu”. Semoga ditengah alokasi anggaran dengan RAPBD dan APBD nya kami bisa menjadi salah satu prioritas bapak di periode bapak yang kedua ini. Besar harapan kami, ini adalah titik terang dari sekian lama kami dijadikan bola pimpong dengan berbagai macam wacana tentang pengadaan asrama. Meminjam kata Nelson Mandela, pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa kamu gunakan untuk mengubah dunia. Kiranya besar harapan kami agar bapak menjadi salah satu pemeran utama untuk mewujudkan senjata paling ampuh itu, agar kedepannya kami bisa mengubah bumi ramik ragom menjadi lebih baik berbekal pengalaman kami saat di Jogja.” Lanjut Zanjabil.

Para pengurus KBMP-WK sudah berusaha untuk mempertahankan “Nuwa Balak” atau asrama bagi pelajar dan mahasiswa/i di Yogyakarta yang berfungsi sebagai sekretariat organisasi juga tempat berkumpul seluruh anggotanya untuk melakukan kegiatan rutin dan lainnya. Tidak hanya itu bahkan beberapa mahasiswa juga tinggal di sana secara bergantian. Kemudian karena asrama tersebut masih kontrak maka ke-sekretariatan KBMP_WK pun nomaden. Hal inilah yang akhirnya justru membuat para pengurus kewalahan.

Akhirnya mereka pun kehilangan Nuwa Balak sebab tidak adanya nominal yang jelas dan dana yang berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan. Seharusnya asrama tetap merupakan fasilitas bagi pelajar dan mahasiswa/i sudah menjadi kewajiban bagi jajaran pemerintah daerah untuk memenuhinya.

Maka besar harapan mereka kepada Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan terlantik untuk bisa merealisasikan janjinya seperti uraian dari kedua perwakilan mahasiswa tersebut. Mengingat beberapa upaya dan koordinasi sebelumnya yang juga belum berhasil, mereka menaruh keyakinan penuh di masa amanah kedua Bapak Adipati ini.

Posting Terkait