Kejati Tetapkan Reza-Dino Tersangka Proyek Siswa Miskin

Ilustrasi/Ist

BANDARLAMPUNG,FS-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung kembali menetapkan Reza Fahlevi dan Diza Noviandi (Dino) sebagai tersangka dugaan korupsi proyek siswa miskin Lampung 17,7 miliar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung TA 2012.

Kepala Kejati Lampung, Syafrudin menegaskan, pihak sudah menandatangani Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) keduanya, sehingga Kejaksaan kembali menetapkan status keduanya sebagai tersangka

“Mereka (Reza-Dino) sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” ujar Syafrudin, Kamis (16/2)

Ia memastikan penanganan perkara ini dilakukan dengan profesional. Sebab orang nomor satu di Kejaksaan Tinggi Lampung itu sudah komitmen menyatakan perang terhadap korupsi sejak hari pertama bertugas di Lampung. “Kita juga sedang membentuk tim jaksa yang tangguh sebagai satuan tugas khusus (Satgasus),” tuturnya

Diketahui Reza dan Dino mengembalikan uang sebesar Rp 1,5 Miliar ke penyidik satgasus Kejagung. Reza sebesar Rp 1 Miliar sedangkan Dino sebesar Rp 500juta. Uang tersebut menurut penyidik merupakan kerugian negara yang disebabkan dari proyek tersebut.

##Usut Penerima Aliran Dana Korupsi

Disisi lain, pihak yang disebutkan dalam fakta persidangan menerima aliran dana korupsi proyek siswa miskin ini yaitu Indra Ismail sebesar Rp 600juta. Nama Indra Ismail disebut dalam fakta persidangan oleh Edward Hakim saat memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang. Saat itu, Indra menjabat Wakil Ketua DPRD Lampung.

Kajati Syafrudin mengatakan akan mengusut tuntas kasus ini. Hal itu dilakukan setelah Sprindik Baru Reza Dino selesai. “Terkait para pihak yang disebut menerima aliran dana pasti kita dalami. Semua fakta persidangan kita perhatikan apalagi kan tidak mungkin legislatif itu bekerja dan mengambil keputusan sendiri,” terang Syafrudin.

Dalam fakta persidangan, Edward mengaku mengantarkan uang tersebut secara langsung ke rumah Indra Ismail. Uang yang diberikan itu sebagai tanda terima kasih. (WN)

Posting Terkait