Kementerian PUPR Renovasi Pasar dan Stadion

Foto: Istimewa

Jakarta – Hari ini, Senin (20/08), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penandatanganan kontrak bersama untuk menggarap 2 pasar dan 1 stadion sepak bola dengan total biaya konstruksi mencapai Rp 739 miliar.

Proyek pasar yang dimaksud adalah pembangunan Pasar Atas Bukit Tinggi senilai Rp 292 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) KSO dengan PT Penta Rekayasa dan ditargetkan selesai pada 27 Desember 2019.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kementerian PUPR Bangun Irigasi Sawah Laweh Tarusan

Berikutnya rehabilitasi Pasar Johar Kota Semarang dengan biaya konstruksi sebesar Rp 146 miliar. Kontraktor yang mengerjakan adalah PT Nindya Karya (Persero) Wilayah II. Targetnya selesai 8 Desember 2019.

Penandatanganan kontrak kerja bersama tersebut disaksikan langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

“Awal kerja sama sinergi kita antar lembaga ini sesuai yang diperintahkan Bapak Presiden Joko Widodo,” kata Basuki saat memberi sambutan di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).

Baca Juga:  Kementerian PUPR Buat Saluran Irigasi di Desa Gemba Waimital

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pun berharap kedua pasar tersebut bisa diselesaikan tepat waktu.

“Pembangunan ini InsyAllah bisa kita selesaikan tepat waktu,” sebutnya.

Kemudian, untuk renovasi dan pengembangan Stadion Manahan menelan biaya konstruksi Rp 301 miliar. Proyek tersebut dikerjakan PT Adhi Karya KSO dengan PT Penta Rekayasa, dan ditargetkan selesai 31 September 2019.

Basuki meminta kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut bisa memberi contoh kepada pelaksana proyek di daerah agar memerhatikan kaidah yang baik dan benar dalam melaksanakan pembangunan.

Baca Juga:  Kementerian PUPR Target 13 Ribu Rusun Terbangun di Tahun Ini

“Saya ingin para mitra, ini pakai APBN, sehingga harapannya bisa membangun dengan baik dan memberi contoh kepada pelaksana di daerah gimana lakukan pembangunan yang baik sesuai kaidah, sehingga jadi contoh, sebagai contoh adalah K3-nya (kesehatan dan keselamatan kerja),” tambahnya seperti yang dilansir dari detik.com. (net/hp)

378 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Kementerian PUPR

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan