Kepsek SD 41 Gedongtataan Ogah Urus Pencairan KIP

Gedongtataan – Wali murid penerima bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SD 41 Gedong Tataan mengeluh, lantaran Kepala Sekolah setempat terkesan enggan mengurusi proses pencairan dana tersebut.

Seperti yang dikatakan salah seorang wali murid di SD 41 Gedongtataan, yang enggan namanya dikorankan menjelaskan, bahwa sudah sepuluh hari dari perintah sekolah mencairkan bantuan KIP di Bank BRI sampai sekarang belum bisa dilakukan pencairan oleh pihak Bank,  karena kepala sekolah yang bersangkutan diminta hadir ke bank.

“Pertama, setelah data-data lengkap, sekolah nyuruh kami melakukan pencairan ke bank, tapi pihak bank enggak bisa mencairkan dan menyuruh kami mengajak kepala sekolah setempat, agar bisa dicairkan,” ucap dia,  Senin (13/11).

Baca Juga:  Kepsek SDN 41 Gedongtataan Harus Dicopot

Setelah itu, jelas dia, para wali murid kembali ke sekolah, setelah diberi arahan, ia dan wali murid penerima bantuan KIP kembali ke Bank atas perintah sekolah, tetapi pihak bank mempertanyakan kepala sekolah yang enggan datang, karena bank memerlukan tandatangannya agar dana tersebut bisa dicairkan.

“Kali ke dua kami ke Bank BRI, pegawai bank aja bingung dan ngomong, kok kepala sekolahnya aneh, dah disuruh dateng malah gak dateng, KIP ini gak bisa cair kalo kepseknya enggak dateng, karena ada yang harus ditandatangani, itu yang dibilang pegawainya, tapi sampe sekarang belum bisa dicairin juga,” terang dia.

Baca Juga:  Kepsek SDN 41 Gedongtataan Harus Dicopot

Kemudian, kata dia, kepseknya terkesan mengabaikan muridnya, dan sepertinya lebih mementingkan proyek rehab yang ada disekolahnya.

“Orang sudah kita bilangin pegawai banknya minta kepseknya datang, tapi ya gitu, kayaknya lebih mentingin  proyeknya daripada nasib muridnya, dan kami juga para wali murid kan punya kerjaan,  bukan cuma urusin itu,  kalo begini,  kerjaan kami kan terbengkalai,” ucap dia.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala SD 41 Gedong Tataan, Yusnida mengatakan, bahwa segala sesuatu yang dibutuhkan untuk pencairan KIP sudah dibereskan dan diserahkan ke operator sekolah.

Baca Juga:  Kepsek SDN 41 Gedongtataan Harus Dicopot

“Saya sudah tandatangani semuanya,  dimana bank minta keterangan bahwa murid itu adalah murid di sekolah ini, dan operator yang saya utus ke sana, masak semua saya yang nangani,” tutur dia.

Disinggung terkait laporan wali murid yang mengatakan kepala sekolah enggan mengurusi KIP, dan hingga saat ini belum bisa dicairkan,  Yusnida menuturkan, semuanya sudah di operator dan pencairannya ada prosedurnya.

“Kalau belum bisa cair, itu kan ada prosesnya,  enggak semudah membalikkan telapak tangan, paling enggak 4 kalian pengurusan untuk kelengkapan datanya, meski nilainya kecil itukan uang negara, jadi enggak sembarangan,” kata dia. (MH/PS)

sdn 41

Posting Terkait