Kinerja Perbankan Syariah Lampung Lebih Mentereng

ist

BANDARLAMPUNG—Kinerja bank syariah di Lampung menunjukkan perbaikan yang tercermin dari sisi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 6,11 persen dan pembiayaan 19,55 persen. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 4,63 persen (yoy) dan 17,73 persen (yoy).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan kinerja bank umum atau konvensional yang cenderung melambat. Pertumbuhan DPK bank umum tercatat sebesar 6,42 persen lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang mampu tumbuh 9,04 persen (year on year/yoy), terutama dipengaruhi perlambatan pertumbuhan tabungan dan giro.

Kepala Perwakilan BI Lampung Budiharto Setyawan menuturkan, meski tumbuh, namun rasio Non-Performing Financing (NPF) perbankan syariah pada awal tahun perlu mendapat perhatian mengingat capaiannya yang cukup tinggi yakni sebesar 4,16 persen.

“Tapi angka ini tetap lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,19 persen dan masih terjaga di bawah ambang batas (threshold) 5 persen,” ujarnya, Senin (16/7).

Sementara itu, perlambatan kinerja bank umum diawal tahun tergolong normal lantaran penerimaan korporasi dan terutama pemerintah masih terbatas serta siklus belanja yang sebagian masih dalam tahap persiapan khususnya belanja barang dan investasi.

Namun patut dicatat, ditengah perlambatan tersebut, indikator risiko kredit bank umum tercatat meningkat seiring naiknya rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 2,33 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,96 persen.( *)

678 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

kinerja bank syariah lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan