Koalisi dengan Setan

Agui

KOALISI ternyata bukan hanya milik politisi, setan juga berkoalisi. Namun, koalisi setan bukan sesame setan, tetapi dengan manusia. Sebut saja Darto, usia 43 tahun, yang diajak setan untuk berkoalisi.

Setan bisa melakukan koalisi, bahkan lebih piawai dari politisi. Dan karena setan tidak punya bentuk, orang yang menjadi korban koalisi itu sama sekali tidak menyadarinya. Dianggapnya apa yang diperbuat baik dan terpuji saja. Padahal sesungguhnya, semua setan itu hanya mengajak manusia menuju kehancuran dan kerusakan di muka bumi.

Darto yang tinggal di kawasan Sukarame, Bandarlampung, termasuk lelaki yang bernasib seperti itu. Gara-gara diajak berkoalisi permanen dengan setan, dia tak merasa bahwa perbuatannya telah mengkhianati perkawinannya.

Baca Juga:  Birahi Tak Kenal Usia

Berkencan ria dengan janda, sebut saja Darti, usia 32 tahun. Yang dikenalnya lewat facebook

Sehari-hari yang namanya android tak pernah ketinggalan. Bahkan kalau ketinggalan, pasti balik lagi meski sudah sampai tujuan.

Pada awal bulan lalu, dia mulai kopi darat dengan Darti. Dari perkenalannya, ternyata wajah Darti cukup cantik, kulit putih, betis bunting padi, bodinya seksi. Dari pertemuan itu, semua berjalan biasa, tanpa muatan politik sama sekali. Bahkan, Darti mengaku sudah janda.

Namun, mendadak ada sekelompok setan yang mendekati Darti. Para setan itu mempertanyakan, ada janda seksi kok dianggurkan saja. Darto harus bisa menarik manfaat dari perempuan tersebut. Karena sudah bukan menjadi rahasia lagi, di mana-mana janda muda itu lazimnya selalu kesepian. ”Ini ada datanya, saya sudah menyewa lembaga survei kok.” kata setan memberi jaminan.

Baca Juga:  Keperkasaan Kuli Bangunan

Jadilah Darto diajak berkoalisi permanen dengan setan. Para setan berjanji siap menjadi relawan demi suksesnya misi mendapatkan Darti. Bantuan apa yang diperlukan para setan siap memberi bantuan, asalkan bukan bantuan keuangan. Soalnya untuk urusan duit memang sama-sama bokek karena Lebaran baru saha usai, THR juga sudah habis.

Demikianlah, gara-gara dapat relawan setan Darto mulai berani mendekati Darti. Saat berbincang-biincang di Kantor Pos Tanjungkarang, tangannya mencoba nggratil pada tangan si janda. Ternyata si janda hanya menepiskannya dengan lembut. Merasa dapat lampu hijau, ketika situasinya mantap terkendali, Darto mengajaknya ke hotel.

Baca Juga:  Suami Tak Bersyukur

Tak sampai sejam mereka sudah berada di hotel di kiawasan Sukarame. Sukses dengan kencan perdana, sejak itu Darto–Darti sudah bagaikan suami istri. Asal situasinya kondusif, mereka berbagi cinta di berbagai tempat.

Anehnya si Darti ini menurut saja, meski tahu bahwa Darto punya istri di rumah. Soalnya Darti memang tidak membutuhkan percintaan mereka masuk final jadi suami istri. Bagi si janda ini, yang penting memang bukan benggol, tapi bonggol.

Di kala cinta Darto sedang menggebu-gebu terbetik kabar bahwa Darto mau menikah. Dia cemburu berat, karena bakal kehilangan selingkuhan. Begitu ketemu lagi, Darto minta perkawinan itu dibatalkan. Tentu saja Darti menolak. Darto pun pasrah.

Agui

Posting Terkait