Koligan Tanggamus Gelar Aksi Damai

TANGGAMUS – Koalisi Ormas Peduli Lingkungan dan Hutan (KOLIGAN) Tanggamus, menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup, bergerak menuju Kantor Bupati Tanggamus, dilanjutkan ke Kantor DPRD dan Kantor BKPSDM Tanggamus, Senin (18/3).

“Hidup Koligan, hidup rakyat, jayalah Tanggamusku. Kami disini bukan sebagai ulama, Kami disini bukan sebagai tokoh adat, Kami disini bukan sebagai tokoh masyarakat, Kami disini bukan sebagai tokoh pemuda, tapi kami disini adalah kelompok masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Ormas Peduli Lingkungan Dan Hutan (KOLIGAN) yang ingin mengajak Pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menjujung persatuan dan kesatuan di Kabupaten Tanggamus, demi terwujudnya Kabupaten yang kondusif dan sejahtera,” ungkap koordinator aksi damai Ari Berlian, dalam orasinya, Senin (18/3).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, menanggapi masalah isu lingkungan, hari ini masih banyak kerusakan lingkungan dan pencemaran lingkungan di Kabupaten Tanggamus.

“Dalam hal ini kami dari Koalisi Ormas Peduli Lingkungan dan Hutan menegaskan dan meminta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus, utuk tegas atas perusak dan pencemar lingkungan, baik dari masyarakat, intansi-instansi Pemerintah dan perusahaan yang ada di lingkungan. Dan pencemaran lingkungan akan berdampak kepada masyarakat Kabupaten Tanggamus,” jelasnya.

Ari mengaku, tidak dipungkiri kerusakan lingkungan dan tanah longsor akan selalu menghantui masyarakat Tanggamus. Oleh karena itu dalam aksi peduli lingkungan hari ini harus menjadi catatan Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Tanggamus.

“Kami meminta dan mengajak Dinas Lingkungan Hidup membuat program-program edukasi lingkungan. Instansi pemerintahan, masyarakat dan perusahaan yang ada di lingkungan Tanggamus. Dan yang paling penting dan terpenting, hari ini di Kabupaten Tanggamus perusahaan yang memanfaatkan hutan dan alam Kabupaten Tanggamus tanpa mementingkan dampak lingkungan kedepannya. Kami meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk memberi sangsi tegas, jangan biarkan hutan alam kami kritis dan rusak,” ucapnya.

Dalam aksi damai ini, ia juga meminta anggota DPRD Tanggamus untuk menjaga marwah dan martabat Anggota Dewan. Karena pada dasarnya Dewan adalah wakil rakyat yang harus menjujung tinggi persatuan dan kesatuan serta menjaga kinerja pemerintah bukan menindaki kinerja pemerintah di Kabupaten Tanggamus.

“Kami menegaskan juga DPRD Kabupaten Tanggamus untuk benar- benar menjadi wakil rakyat yang sejati, bukan mewakili golongan atau pribadi saja. Kami masyarakat yang tergabung dalam koalisi ormas peduli lingkungan dan hutan, meminta anggota DPRD untuk membuat Perda tentang kerusakan lingkungan dan pencemaran lingkungan di Kabupaten Tanggamus.”

Sementara Kemas Amin Yusfi ST (Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Kab. Tanggamus)  menyampaikan,”Saya atas nama Pemerintah mohon maaf kepada teman-teman Koligan, karena pada saat ini pimpinan kami sedang tidak ada di tempat karena sedang ada kegiatan dinas luar. Namun saya mengapresiasi kepada teman-teman Koligan dan kami akan berupaya mengkoorsinasikan kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, karena saat ini kewenangan kehutanan adalah dari Dinas Kehutanan Provinsi.”

“Dan perlu kita ketahui bersama saat ini kebijakan pemerintah Kab. Tanggamus setiap ada kegiatan dinas harus  ada acara tambahan dengan penanaman pohon, dan kebetulan juga saat ini pemerintah akan mengadakan penanaman sejuta Pohon Akasia di Mandi Angin,  dan serentak juga dilaksanakan ditempat lain,” pungkasnya.

Aksi Peduli Lingkungan Dan Aksi Damai KOLIGAN Tanggamus, mengharapkan Pemerintah Kabupaten Tanggamus bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Lampung memperhatikan dan peduli dengan lingkungan alam yang berada di  Kabupaten Tanggamus. (SB/CD)

Koligan Tanggamus

Posting Terkait