Korupsi Disdik Tuba, Lima ASN Diduga Terlibat

Bandar Lampung – Kasus perkara Kadisbud tahun anggaran 2019 dengan terdakwa Nasaruddin dan rekanan Guntur Abdul Nasser, Selain menghadirkan 90 saksi yang akan digelar kembali pada Kamis (17/06) mendatang ada 5 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat ikut memungut Pungutan Liar (Pungli) di kepala sekolah se-kabupaten Tulangbawang.

“Ada 5-6 orang itu ASN yang suka mungut uang itu, hal ini kan sudah di konfirmasi oleh inspektorat Tulangbawang bahwa Guntur tidak mengambil uang disini, disitu, “kata kuasa hukum Al Hajar Syahyan saat di wawancara media di Pengadilan Negeri, Tanjungkarang.

Untuk itu, dirinya juga sempat mengirimkan surat Kejaksaan Agung untuk mempertanyakan 5 orang ASN yang terlibat dalam perkara ini tidak di naikan status kasusnya.

“Kenapa perkara ini tidak naik, makanya saya mengirim surat ke Jaksa Agung, hukum ini harus di tegakan orang yang berbuat harus bertanggung jawab. Jangan hanya Guntur saja, apalah Guntur ini, “jelasnya.

Ia menilai, perkara ini bukan hanya soal aliran dana, namun siapa yang terlibat harus dapat bertanggung jawab di hadapan hukum.

“Ini bukan soal aliran, namun ini soal yang memungut uang ke sekolahan itu adalah 5 orang tersebut, kerjaan mereka itu,”tutupnya

Diberitakan sebelumnya, Dalam perkara kasus Dana Alokasi khusus (DAK) dengan terdakwa mantan kadisbud Nasarudin dan rekanan Guntur Abdul Nasser akan menghadirkan kurang lebih 90 saksi yang akan kembali digelar pada Kamis (17/06) mendatang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandarlampung.

Kuasa hukum Al Hajar Syahyan dengan terdakwa (Guntur Abdul Nasser) mengatakan, bahwa dirinya akan fokus terlebih dahulu kepada saksi yang akan di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum kamis mendatang.

“Kita akan fokus pada saksi pembuktian nanti , karena ini sangat menarik ada 90 An saksi yang akan di hadirkan oleh JPU. Dan 90 lebih itu uang bertabur bukan di terdakwa saja,”kata kuasa hukum Al Hajar saat di wawancara media.

Untuk itu, kata dia, terdakwa Guntur juga sempat pernah di minta kabur oleh beberapa orang yang akan di jadikan saksi dalam perkara DAK ini, agar terhindar dari jeratan hukum.

“Semua ini kan pada nyumput di belakang Guntur, Guntur ini pada waktu itu di suruh kabur, namun dirinya tidak mau, karena jika dirinya kabur bakal yang bertanggung jawab semua dalam masalah ini adalah dirinya sendiri , “jelasnya

Selanjutnya, ia berpendapat, dalam fakta persidangan nantinya, pihaknya akan meminta Jaksa menangkap semua orang yang terlibat dalam perkara ini juga.

“Makanya nanti jika di fakta persidangan terungkap, kami akan mendesak Jaksa untuk menangkap pelaku itu semua,” tegasnya

Ia menambahkan, bahwa dirinya juga sebelumnya pernah mengirimkan surat kepada Jaksa Agung pada waktu lalu.

“Dari awal, saya sudah mengirimkan surat kepada Jaksa Agung, Jaksa tinggi meminta untuk di ungkap semuanya, “tandasnya

Reporter Agung Kurniawan

Kasus dak tuba

Posting Terkait