KPK Buru Pembuat Surat Palsu

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) memburu pembuat surat palsu yang mengatasnamakan lembaga tersebut di Lampung. Diperkirakan jumlahnya lebih dari satu orang.

“KPK mengutus Deputi Pengawas Internal untuk melakukan koordinasi dengan kami dan Polda. Selanjutnya, akan dilakukan langkah-langkah konkret untuk mengatasinya,” kata Plt. Sekprov Hamartoni Ahadis, Selasa (6/3/2018).

Dugaan awal, pelakunya lebih dari satu orang. Karena pengirimannya dilakukan secara terorganisir dan terencana. Dari cap pos pada surat tersebut diketahui pengirimannya melalui Kantor Pos di Jakata Pusat.

Baca Juga:  KPK Klarifikasi Surat Palsu

Akibat dari beredarnya surat tersebut KPK menyatakan telah dirugikan secara materil, baik sebagai lembaga Negara yang telah disalahgunakan namanya maupun pencatutan nama pimpinan KPK Agus Raharjo.

Pada sisi lain KPK juga telah menerbitkan surat No. B/933/P1.05/01 – 42/02/2018 agar gubernur, para bupati, wali kota, hingga Apdesi di Lampung untuk tidak menangapi surat palsu tersebut.

Baca Juga:  Surat Palsu Beredar di Lampung, Berikut 11 Poin Pernyataan KPK

Dan mengimbau kepada semua pihak untuk mewaspadai maraknya penyalahgunaan nama KPK, dan atau nama pimpinan KPK, pejabat/pegawai KPK, oleh pihak pihak lain dengan cara – cara membuat surat palsu, kartu identitas palsu, seragam, atribute/lencana berlogo KPK atau mengaku sebagai mitra KPK, yang dipergunakan sebagai sarana untuk melakukan tindak pidana penipuan, pemerasan, dan pemalsuan.(*)

Baca Juga:  KPK Klarifikasi Surat Palsu yang Dikirim Kepada Kepala Desa se-Lampung

buru para pelaku Surat Palsu KPK terbitkan himbauan

Posting Terkait