Lampung Gelap Warga Takut Keluar Rumah

Lampung Gelap Warga Takut Keluar Rumah

Pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Lampung, Rabu (3/1/2018). Foto: Ihan/fajarsumatera.co.id

BANDAR LAMPUNG – PEMADAMAN listrik yang terjadi di beberapa wilayah Provinsi Lampung sejak pagi dini hari, Rabu (3/1/2017) hingga larut malam ini, amat disesalkan oleh sejumlah warga Bumi Ruwai Jurai.

Pasalnya, kondisi jalan dan perkampungan yang gelap dikhawatirkan akan memicu tindakan aksi kejahatan.

“PLN Lampung kelebihan daya, apa kelebihan gaya? Kalo lebih kok masih mati lampunya sampe lama gini, merata lagi,” ujar salah satu warga Bandar Lampung yang berprofesi sebagai wartawan televisi nasional yang merasa kesal karena mati lampu di rumahnya.

Eni, salah satu warga Pahoman, Bandar Lampung merasa takut jika mati lampu, karena wanita tersebut tinggal sendiri di sebuah kontrakan.

Baca Juga:  PLN Lampung Hijaukan Buperta Kotabaru

“Kalo mati lampu, saya takut ada maling masuk. Apalagi matinya sampai malam begini, karena daerah tempat tinggal saya, tetangganya tidak terlalu ramai, jadi saya di rumah tidak tenang,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Rabu (3/12/2018).

Hal serupa juga dikatakan oleh Mona, karyawati di salah satu perusahaan jasa di Bandar Lampung, yang tinggal di Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Setiap harinya dia bekerja dari pagi hingga malam, pulang pergi dengan mengendarai sepeda motor maticnya.

Namun, dalam kondisi jalan yang gelap gulita, karena mati lampu yang hampir merata seperti saat ini, ia pun merasa ketakutan di jalan, khawatir menjadi korban tindak kejahatan.

Baca Juga:  PLN Lampung Adakan ‘Geprak’ Pastikan Kesiapan Mitra Kerja

“Kok enggak idup-idup sih lampunya, aku takut mau pulang, mana udah malam lagi,” ujarnya curhat di grup WhatsApp sembari pasang emo sedih.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa wilayah yang terkena pemadaman listrik di antaranya, Bandar Lampung, Natar, Kalianda Lampung Selatan, Rumbia Kabupaten Lampung Tengah.

Plt Deputi Manajer Hukum dan Humas PT PLN (Persero) Distribusi Lampung, Hendri AH mengatakan, pemadaman listrik pada pagi hari ini, di sebagian besar wilayah di Provinsi Lampung disebabkan terjadinya ‘trip’ akibat sambaran petir pada pukul 06.15 WIB di penghantar SUTT 150 kV Gardu Induk Bukit Kemuning-Blambangan Umpu.

Baca Juga:  PLN Perbaiki Gangguan Transmisi di Lampung

Sehingga menyebabkan 21 Gardu Induk di wilayah kerja area Tanjung Karang, Metro, dan beberapa wilayah Kotabumi kehilangan tegangan. Oleh sebab itu, dilakukan penormalan secara bertahap.

Pada pukul 06.15 WIB sebanyak 129 penyulang  Lampung  dipadamkan.

Kemudian pada pukul 08.00 WIB pemadaman penyulang Lampung sebanyak 59 penyulang.

Pada 08.30 WIB pemadaman penyulang Lampung sebanyak 12 Penyulang dan terakhir pada pukul 08.41 WIB sudah normal kembali.

Sementara itu, Staf Humas PLN Lampung, Wawan, saat dikonfirmasi terkait pemadaman listrik yang terjadi hingga malam hari ini mengatakan, pemadaman diakibatkan adanya gangguan transmisi di sisi transmisi/SUTT di titik Kotabumi-Bukit Kemuning.

” Istilah kita blackout mbak, atau padam menyeluruh,” ujarnya. (Ihan/Js)

Lampu Padam PLN Lampung

Posting Terkait