Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory dan Bupati Surya Bahas Persoalan Sungai Asahan

Bupati H. Surya, hadiri coffee morning yang digelar di Mako Lanal TB/Asahan/Istimewa

Fajarsumatera.co.id – Bupati Asahan H. Surya, hadiri coffee morning yang digelar di Mako Lanal TB/Asahan, Rabu (13/1).

“Dengan digelarnya coffee morning pada pagi hari ini, dapat menghasilkan langkah langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan Sungai Asahan yang sudah sangat menghawatirkan apabila tidak segera dilakukan pengerukan,” ucap Komandan Lanal TB/Asahan Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory.

Robinson juga menjelaskan, akibat dari pendangkalan Sungai Asahan, akan membawa dampak buruk bagi mahluk hidup disekitarnya.

Baca Juga:  Bupati Dukung Program MUI Asahan Wujudkan Masyarakat yang Religius

Disamping itu juga, mengakibatkan penumpukan material padat di aliran Sungai Asahan yang dapat mencemari kualitas air sungai yang mengancam bukan hanya kehidupan hewan dan tumbuhan air tetapi juga kehidupan manusia.

“Disamping itu material di badan sungai juga akan mengurangi daya tampung sungai, serta mengubah aliran alami sungai, sehingga dapat menimbulkan bencana seperti banjir seperti yang sudah sering menimpa daerah di aliran Sungai Asahan,” jelas Robinson Hendrik Etwiory.

Sementara itu, Bupati H. Surya, mengaku, bahwa Pemkab Asahan sudah membuat kesepakatan dengan Pemerintah Kota Tanjung Balai dalam mencari solusi pendangkalan Sungai Asahan.

Baca Juga:  Kabupaten Asahan dapat Program Sekolah Penggerak dari Kemendikbud

“Untuk itulah, beberapa waktu yang lalu telah dilakukan kajian dengan menggandeng Universitas Sumatera Utara (USU) dalam melakukan kajian terkait sedimentasi di aliran Sungai Asahan,” jelas Bupati.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan waktu itu juga telah dilakukan pertemuan di Aula Hotel, pada Sabtu (13/1), yang dihadiri Kementerian LH dan Kehutanan RI, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Perhubungan RI, Pemkab Asahan dan Pemko Tanjung Balai.

Dari pertemuan yang dilakukan waktu itu, telah diambil kesepakatan berdasarkan beberapa kajian.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Asahan Terpilih Resmi Dilantik

Antara lain, dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USU yang menyimpulkan bahwa timbulnya sedimentasi di sepanjang Sungai Asahan berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan, yang berdampak layunya ekonomi dan problematika sosial serta banjir. Bahwa pengerukan Sungai Asahan sudah sangat mendesak.

“Saya berharap antara Pemkab Asahan dan Pemko Tanjung Balai, apalagi didukung forkopimda dapat menghasilkan progres yang nyata demi terlaksananya pengerukan Sungai Asahan dalam waktu dekat,” kata Bupati.

Dikesempatan yang sama, Forkopimda Kabupaten Asahan dan Tanjung Balai juga menyampaikan dukungan terhadapa rencana pengerukan Sungai Asahan dimaksud.

 

Reporter : FS/KMF

Asahan Bupati Asahan H Surya

Posting Terkait