LMND-DN Tuntut Keringanan UKT pada Kampus UIN RIL

BANDAR LAMPUNG -. Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Dewan Nasional (LMND-DN) bersama organisasi berdemonstrasi didepan gedung rektorat kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) dengan isu menuntut hak-hak mahasiswa dimasa pandemi dan juga terkait Uang kuliah Tunggal.

“Gerakan menuntut keringanan UKT berdiri dari aliansi Kesatuan Mahasiswa UIN Lampung (KAMU), yang terdiri dari SEMA, DEMA, UKMF-MCC, IMM, HMI, PMII dan LMND-DN. Selanjutnya gerakan ini adalah satu upaya bagi kami sebagai mahasiswa untuk membantu beban tua orang tua kami dalam pembiayaan pendidikan ditenah situasi Covid” Ujar Yusril Iza Mahendra pada Senin (01/01/2021).

Yusril yang saat ini menjabat sebagai ketua LMND-DN kota bandar lampung mengatakan bahwa ada dugaan pungli yang dilakukan oleh dosen.

“Aliansi KAMU Lampung juga menuntut atas dugaan pungutan liar yang dilakukan sejumlah oknum dosen fakultas, seperti pembayaran seminar proposal, dan munaqosah. Padahal pembayaran-pembayaran seperti ini sudah dicantumkan dalam bentuk biaya UKT mahasiswa.” Tambah ketua Kota LMND-DN kota Bandar Lampung.

Yusril yang tidak lain adalah mahasiswa di kampus UIN RIL juga menjelaskan bahwa LMND-DN akan selalau hadir didalam persoalan-persoalan rakyat khususnya mahasiswa.

“Bahwa LMND-DN tetap bertanggungjawab soal isu-isu persoalan mahasiswa dan tetap konsisten digaris massa. LMND DN akan selalu berupaya menjadi pelopor bagi gerakan mahasiswa lainya dalam mengawal isu-isu yang sedang berkembang. Apalagi soal persoalan mahasiswa yang hari ini terjadi Di UIN raden Intan Lampung, Lanjutnya.

Mengenai aksi hari ini, Yusril menyampaikan bahwa apa yang dituntut oleh Aliansi KAMU Lampung mendapat respone positif dari pihak kampus.

“Aksi hari ini Aliansi KAMU telah memperoleh kemenangan-kemenangan sedikit, seperti dipenuhi tuntutan soal keringanan UKT satu Grade, dan akan ditindak lanjutinya terkait dugaan adanya pemungutan liar, tutupnya.

Posting Terkait