Mantan Bupati Lamtim Setor Rp 750 Juta Untuk Proyek di Lamsel

 

Bandar Lampung – Sidang lanjutan perkara mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan kembali di gelar dengan agenda mendengarkan keterangan tujuh saksi di Pengadilan Negeri (PN) Tanjung karang. Rabu (14/03)

Saksi yakni , Irfan Nuranda Jafar selaku
Komisaris PT Bumi Lampung Persada, Adi Gunawan PT Asmi Hidayat, CIK Ali Salim
Komisaris PT Bumi Berkah Prioritas.

Kemudian, Entis Sutisna, Rudi Darianto alias aceng Wiraswasta hadir di PN Tanjung karang, Bandar Lampung. Dan dua saksi lainnya tidak hadir adalah Ihsan Nurjanah, dan Suhadi

Dalam kesaksian Irfan Nuranda Jafar
Komisaris PT Bumi Lampung Persada mengatakan bahwa dirinya di kenalkan oleh Zainuddin Hasan usai ia di lantik menjadi bupati.

“Pernah ketemu Zainudin Hasan, disana sudah ada Syahroni. Dikenalkan atau tidak saya lupa, perkenalan Itu, setelah pak Zainudin habis dilantik , “kata Irfan

Ia menambahkan, untuk status Syahroni di dinas PUPR pada waktu itu dirinya mengaku tidak begitu tahu jabatan Syahroni sebagai apa di Dinas tersebut.

” Tidak tau jabatan Syahroni, tapi tahunya dia anak buahnya Hermansyah Hamidi di Dinas PU,” ucapnya

Lalu, Jaksa Penuntut Umum KPK RI Taufiq Ibnugroho menanyakan soal adanya setoran fee proyek di Lamsel kepadanya” Setoran komitmen fee yang saudara tahu berapa, “tanya JPU

” Rp 750 juta,Uang tersebut diserahkan kepada pak Erwan Penyerahan terkait proyek tahun 2016, “jelasnya

Setelah itu, JPU membacakan BAP 20 miliknya” Erwan menghubungi Dinas PU kemudian memberikan 750 juta, sehingga perusahaan kami bisa mengerjakan paket di Lampung Selatan, “tandasnya

Reporter Agung Kurniawan

Posting Terkait