Mantan Kades Kekiling Didakwa 20 Tahun

Foto: Tinus

 

BANDAR LAMPUNG – Idham Husni, seorang oknum Kepala Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, didakwa telah melakukan pungli (pungutuan liar) terhadap warganya untuk pengurusan surat tanah, yang besaran totalnya hingga mencapai Rp100 juta lebih.
Kini , Idham Husni, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, akibat ulahnya mempermudah pengurusan surat tanah yang berubah luas, sesuai dengan perhitungan Badan Pertanahan Nasional (BPN), saat pencairan ganti rugi lahan untuk Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Pria 46 tahun ini, terang – terangan meminta uang kepada para warga yang mengurus ganti rugi, dari besaran Rp2 juta hingga mencapai besaran Rp10 juta, sebagai imbalah dari tanda tangan dan cap di surat tanah warga yang diperbaharui.
Tak hanya dari surat tanah, terdakwa pun menerima sejumlah uang dari warga yang mendapatkan ganti rugi bangunan tobong bata dan tanam tumbuh, yang besaran totalnya mencapai Rp100 juta lebih.
Atas perbuatannya tersebut, Idham Husni, dijerat oleh jaksa menggunakan pasal 12 huruf e dan pasal 11 Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001, perubahan atas Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 20 tahun.(TN)

Baca Juga:  Forkopimda Lampung Siap Lancarkan Program Strategis Nasional JTTS

JTTS Kades Pungli PN Tanjung Karang

Posting Terkait