Mofaje Ungkap Mahar Politik SGC Untuk Arinal-Nunik

Bandar Lampung – Beralihnya dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari mantan Bupati Lamteng Mustafa ke pasangan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim kuat dugaan adanya mahar politik sebesar Rp 50 Miliar dari perusahaan Gula Sugar Grup Company (SGC).

Hal itu terungkap dalam kesaksian Mofaje S Caropeboka saat hadir di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Tanjungkarang kamis (09/04) kemarin.

Ia mengatakan bahwa Mustafa mencalonkan diri sebagai gubernur Lampung saat itu sudah bertemu dengan ketua umum PKB Muhammad Iskandar (Cak Imin) di jakarta bersama Nunik untuk Pilgub 2018.

“Pak Mustafa sudah pernah bertemu dengan muhaimim iskandar tetapi saya tidak tahu endingnya dari pertemuan itu, dan tidak lama Keesokannya ada kabar bahwa Pkb menaruh dukungan ke Arinal, berartikan ini ada penghianatan,”kata Mofaje.

Menurutnya, bukan rahasia umum lagi bahwa Nunik bergabung ke Arinal karena di dukung oleh Sugar Group Company (SGC)”yang bertanggung jawab Purwanti Lee karena Saya mendengar dukungan itu mencapai Rp. 50 milyar, “ucapnya

Untuk itu, Dengan beralihnya PKB uang senilai Rp 18 milyar yang pernah di berikan Mustafa ke Pkb tersebut dikembalikan melalui Parnyono.

“Di awal januari uang itu di pulangkan dari PKB kata Pak mustafa, yang memulangkan uang itu Paryono senilai 18 milyar dan ada  yang belum di pulangkan sebesar 4 milyar, “katanya

Kemudian, dari uang Rp 14 milyar itu ia pulangkan kembali ke  miswar rodi untuk di serahkan ke Mustafa.

” karena uang 14 itu saya tahunya uang warisan dari bapaknya Mustafa,” tutupnya

Reporter Agung Kurniawan

mahar politik SGC

Posting Terkait