MOU Pemkab dan Swasta akan dorong 1469 Petani Kopi Way Kanan

Memorandum of Understanding (MOU) dengan pihak investor (PT. Sari Tunggal Makmur Mandiri) dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan dalam rangka meningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya alam (SDA) juga sumber daya manusia (SDM) di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat, kamis (13/01/2022)

Penandatanganan Naskah Kerjasama yang di lakukan langsung oleh Bupati Way Kanan R. Adipati Surya dengan General Manager Perusahaan Komoditi Kopi Hendri Kurniawan, di hadiri juga oleh Staf Ahli Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ibu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional dan Pengawas, Ketua KTNA, Camat Rebang Tangkas, Kepala Kampung, Ketua Gapoktan, Ketua Kelompok Tani Se-Kecamatan Rebang Tangkas, Pimpinan IKM Kopi Tiyuh dan bebeberapa tamu undangan.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan,  Kabupaten Way Kanan merupakan daerah agraris, dimana mayoritas 80% penduduk Way Kanan bermata pencaharian di sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan. Dari berbagai sektor tersebut sektor perkebunan menjadi andalan dalam pelaksanaan pembangunan pertanian di Kabupaten Way Kanan dengan potensi luas lahan perkebunan 96.406 ha.

“Subsektor perkebunan di Kabupaten Way Kanan memiliki peranan yang sangat penting dalam perekonomian daerah, hal ini dapat dilihat dari kontribusi subsektor perkebunan terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Way Kanan pada sektor pertanian yang memiliki kontribusi terbesar yaitu sebesar 36,37%.” ungkap Bupati.

Diketahui, satu komoditas unggulan tanaman perkebunan adalah kopi, namun rendahnya kemampuan petani kopi dalam penerapan teknologi usaha tani menjadi salah satu penyebab rendahnya produktivitas yang berdampak pada pendapatan yang diterima petani relatif rendah dan fluktuatif.

Usai pelaksanaan kegiatan tersebut Adipati memaparkan tujuan dan target dari MOU yang dilakukan antara pemerintah dengan penanam modal usaha yaitu Perusahaan Kopi asal Lampung ini, dimana ada 61 kelompok tani yang terdiri dari 1.469 petani kopi mandiri yang tersebar di Kecamatan Rebang Tangkas akan di bina agar menjadi lebih baik nantinya.

“Merekan akan membina petani kopi, sehingga kita berharap komiditi kopi bisa menjadi salah satu yang diandalkan kabupaten way kanan baik itu dari segi kualitas kuantitas dan lain sebagainya mudah-mudahan dengan adanya kerjasama ini kopi di way kanan bisa lebih maju lagi.” ungkap Adipati.

Sementara itu, di sisilain Handri Kurniawan General Manager Perusahaan Komoditi Kopi (PT. Sari Tunggal Makmur Mandiri), mengungkapkan bahwa tujuan dan program yang akan dilakukan perusahaan diantaranya meningkatkan kualitas kopi dan produktifitas petani itu sendiri dengan melakukan penyuluhan dan pembinaan kelompok tani kopi

“Kami berharap, antusias dari petani way kanan sendiri bisa berjalan dengan baik.” tutup Hendri.

Hendri/ Habibi

Posting Terkait