Musala Ini Tetap Berdiri Kokoh usai Diterjang Banjir Bandang

Foto: Istimewa

Banjir bandang menerjang 549 rumah di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh Banyuwangi. 23 rumah dinyatakan rusak parah, roboh, hingga jebol.

Namun ajaibnya, banjir bandang yang membawa material lumpur, batu dan kayu besar itu tak merusak sebuah musala yang berada di pinggir bantaran Sungai Badeng yang meluap kemarin.

Musala ini berdiri tepat di pinggir bantaran sungai. Jaraknya hanya sekitar 5 meter dari bibir sungai. Musala kecil ini masih berdiri kokoh dan terlihat bersih. Padahal belum ada sama sekali orang menyentuhnya untuk membersihkan. Sementara bangunan di sekitarnya sudah kotor dan bahkan roboh.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Sigap Tangani Banjir Bandang Kelumbayan

“Alhamdulillah dengan kuasa Allah musala ini masih berdiri kokoh. Yang lainnya sudah roboh,” ujar Supriyadi, warga sekitar, seperti yang dilansir dari detikcom, Minggu (24/6/2018).

Supriyadi mengaku tidak ada keanehan di musala sebelum adanya banjir bandang. Hanya beberapa orang saja yang menggunakan musala ini, karena berukuran kecil. “Ya hanya beberapa orang saja. Karena memang kecil ukurannya. Hanya ukuran 3×3 meteran,” tambahnya.

Foto: Istimewa

Fenomena ini membuat masyarakat menganggap adanya keanehan dalam bencana itu. Banyak pengunjung melakukan swafoto di dengan latar belakang musala yang berdiri kokoh itu.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Sigap Tangani Banjir Bandang Kelumbayan

“Ya aneh saja. Lainnya sudah roboh ini masih berdiri. Ini kan aneh. Sama kayak di Aceh dulu pas tsunami ada masjid yang masih berdiri,” tambahnya. (net/hp)

Banjir Bandang Musala

Posting Terkait