Nikmati Panorama Dari Teropong Kota

Fajarsumatera.co.id -Bandar Lampung, Bukit Sindy merupakan satu dari beberapa alternatif tempat hiburan dan wisata bagi warga Bandar Lampung. khususnya yang ingin menikmati pemandangan dari sudut pandang ketinggian yang berbeda, namun tidak memiliki banyak waktu untuk perjalanan jauh.

Memiliki waktu tempuh tidak lebih dari 10 menit berkendara dari pusat Kota Bandar Lampung, Bukit Sindy menawarkan panorama wajah ibukota Provinsi Lampung. Jum’at, (22/1).

Wisata pebukitan sepertinya memang tengah digandrungi oleh millenials kota tapis berseri ini. Sebut saja Puncak Mas, Bukit Sakura dan Bukit Sindy. Ketiganya merupakan wisata bukit di dalam kota yang menawarkan keindahan panorama kota lampung.

Jalan Menuju Bukit Sindy dari arah Pasar Bambu Kuning, jl Imam Bonjol menuju arah Kemiling, sekitar 700 meter dari Pasar Bambu kuning. Di lokasi ini akan tampak gapura bertuliskan Bukit Sindy di sebelah kanan, selanjutnya kita hanya perlu mengarah ke atas tempat Teropong Kota Bukit Sindy berada. Persisnya di Jl. Tamin, Pasir Gintung, Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung.

Cukup merogoh kocek Rp 10.000 untuk memasuki kawasan wisata. Tempat ini Di buka untuk umum sekitar pertengahan 2017 lalu, Bukit Sindy sukses menjadi primadona untuk muda-mudi daerah sekitar kota dan tetap eksis hingga sekarang.

Terlebih lokasi bukit ini amat strategis, sebuah bukit yang dikelilingi oleh dataran perkotaan. Maka tidak heran jika suguhan pemandangan seluruh dataran kota Bandar Lampung terbentang bak miniatur.

Tempat wisata satu ini akan mulai ramai dikunjungi ketika menjelang petang, jam 17.00-12.00 WIB kendati bisa dikunjungi tanpa batasan waktu. karena momen terbaik untuk menikmati pemandangan kota Bandar Lampung dari ketinggian adalah saat petang menjelang malam hari.

Ketika perlahan-lahan matahari Mulai terbenam, di saat lampu-lampu dari perumahan penduduk, maupun gedung-gedung mulai menyala, serta lampu kendaraan yang berlalu lalang akan menambah kesan eksotis dari atas bukit.

 

Rina, salah satu karyawan yang bertugas mengatakan bahwa Bukit Sindy sering kali dijadikan sebagai tempat nonton bareng pertandingan bola maupun motor GP dan live musik.

“Nanti malam ada live musik, ini kan weekend. Kalau malam biasa tidak ada, tapi pengunjung juga bisa menyumbang lagu dan manin gitar,” tuturnya. (22/1)

Di sisi Lain suasananya yang nyaman dan menyenangkan, Bukit Sindy juga menyediakan aneka makanan dan minuman. Diantaranya, nasi uduk, nasi goreng, seblak, mie ayam bakso, pisang bertoping, jagung bakar, soto betawi, es durian, batagor, cireng, nasi ayam, dimsum, taichan, dan siomay dan masih banyak lagi, dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp. 5000 ribu hingga Rp. 25.000 tiap porsinya.

Evi pemilik foodcourt Waroeng Bawah mengaku sudah berjualan di Bukit Sindy sejak awal mula berdiri.

“Iya kalau sudah jam lima begini, mulai datang pengunjung. Ini kan udah gak panas lagi. Tapi kalau tahun baru di sini bisa padat sekali, biaya masuknya juga naik berkali-kali lipat,” pungkasnya.

Doni Pujianto, salah satu seorang pengunjung yang berasal dari Teluk Betung mengaku sengaja menyempatkan waktu libur kerja untuk datang ke Bukit Sindy agar dapat melepas Penat.

 

“Mumpung lagi libur kerja. ini Kan dekat, sekalian melepas penat sambil stok foto untuk feed instagram.” ucapnya.

 

Reporter: Anindya/beni

Posting Terkait