NTP Lampung Turun 0,24 Persen

Yeane Irmaningrum Foto: Ist

BANDARLAMPUNG– Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat, Nilai Tukar Petani (NTP) provinsi Lampung secara gabungan di bulan Maret 2019 turun sebesar 0,24 persen.

Beberapa komoditas mengalami penurunan harga pada Maret 2019 antara lain, komoditas subsektor tanaman pangan, perkebunan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya, seperti, gabah, jagung, kopi, dan beberapa jenis ikan tangkap dan budidaya.

Baca Juga:  NTP Lampung Terbaik se-Sumatera, Gubernur Ridho Minta Pertahankan

“Sedangkan subsektor hortikultura dan peternakan mengalami kenaikan harga seperti, cabai merah, beberapa jenis sayuran dan buah-buahan, serta ternak besar, ternak kecil, dan ayam ras pedaging,” kata Kepala BPS Lampung, Yeane Irmaningrum di kantornya, Jumat (5/4).

Secara rinci, dia menjelaskan kenaikan atau penurunan NTP Maret 2019, antara lain subsektor pertanian tanaman pangan turun 1,08 persen, subsektor tanaman hortikultura naik sebesar 0,95 persen, dan subsektor tanaman perkebunan rakyat turun sebesar 0,11 persen.

Baca Juga:  Sekda Klaim Kemiskinan di Waykanan Turun

“Kemudian, subsektor peternakan naik sebesar 0,19 persen, subsektor perikanan tangkap turun sebesar 0,16 persen, dan subsektor perikanan budidaya turun sebesar 1,04 persen,” tambahnya.

Dari 33 provinsi yang diamati perkembangan harganya pada Maret 2019, ada 17 provinsi mengalami kenaikan NTP dan 16 provinsi lainnya mengalami penurunan.

Kenaikan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan peningkatan sebesar 1,41 persen, sedangkan penurunan NTP terbesar terjadi di Provinsi DKI Jakarta yang turun sebesar 2,43 persen. (*)

Baca Juga:  Harga Naik, Beras Komoditas Penyumbang Inflasi

Bps NTP Lampung

Posting Terkait