OKI Kabupaten Pertama Ketuk Palu Raperda APBD Tahun 2022 di Sumsel

Fajar Sumatera.co.id.OKI.
Sinergitas legislatif dan eksekutif Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam menyusun Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab OKI tahun anggaran 2022 mendapat apresiasi dari Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MH.

“Saya sangat tepukau dengan hal ini, karena Kabupaten OKI menjadi yang pertama ketok palu untuk Raperda APBD tahun 2022,” terang Gubernur Sumsel Herman Deru saat menyaksikan langsung pengesahan Raperda APBD Kabupaten OKI pada rapat paripurna ke-19 DPRD OKI tahun 2021 masa persidangan I dalam agenda penyampaian laporan oleh Badan Anggaran pengambilan keputusan dan pendapat akhir bupati tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD OKI tahun Anggaran 2022 usai rapat paripurna I masa persidangan I DPRD OKI dalam rangka memperingati HUT Kabupaten OKI ke 76 di ruang rapat paripurna DPRD OKI yang dibuka dan ditutup oleh Ketua DPRD OKI H Abdiyanto SH, Senin (11/10/2021).

Rapat rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2022 terkesan istimewa karena digelar pada hari jadi ke 76 Kabupaten OKI. Tak hanya itu Raperda APBD tersebut, dihadiri langsung Gubernur Sumsel H Herman Deru SH M.H, unsur pimpinan dan anggota DPRD provinsi Sumsel dapil OKI-OI, Ketua dan para wakil ketua serta anggota DPRD OKI, Buoati dan wakil Bupati OKI beserta jajarannya, wakil Bupati OKI pada masanya, Bupati dan wabup se Sumsel baik yang menyaksikan langsung maupun secara virtual, forkopimda Sumsel dan forkopimda OKI dan para tamu undangan lainnya yang sempat hadir.

Badan Anggaran DPRD OKI dalam laporannya yang disampaikan Nanda SH (Wakil Ketua DPRD OKI) menegaskan, setelah membahas laporan Komisi Komisi DPRD, pihaknya dan tim anggaran Pemkab OKI telah menyepakati dan menetapkan APBD OKI tahun anggaran 2022 berjumlah Rp 2, 607 trilyun.

Adapun rinciannya terdiri dari Pendapatan Daerah Rp 2.444.630.711. Pendapatan Daerah bersumber dari PAD Rp 512 443 977, Pendapatan Transfer Pusat dan Antar Daerah Rp 1 932 186 832 dan Lain Lain Pendapat Sah Rp 168, 29 milyar.

Sedangkan untuk Belanja Modal APBD Rp 556 431 580, Belanja Tidak Terduga APBD Rp 78, 759 juta, Belanja Transfer yang bersumber dari Bagi Hasil dan Bantuan Keuangan Rp 622 milyar.

Ketua DPRD OKI Abdiyanto menambahkan, laporan Badan Anggaran DPRD OKI dan penandatanganan berita acara persetujuan bersama Raperda APBD OKI tahun 2022 ini akan menjadi acuan bersama antara legislatif dan eksekutif pada tahun anggaran 2022 nanti. “Semoga pembangunan di OKI ke depan akan lebih baik lagi,” ungkap Abdiyanto seraya berharap pelaksanaan pembangunan di OKI kedepan akan lebih baik lagi yang pada akhirnya semua itu adalah upaya kita untuk melaksanakan amanat rakyat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat OKI dimasa mendatang, tutupnya.

Sementara itu, Bupati OKI H Iskandar mengatakan, pengesahan Raperda APBD tahun 2022 melalui proses panjang dan kini disepakati bersama antara Eksekutif dan Legislatif.

“Kehadiran pak Gubernur dalam rapat paripurna pengesahan APBD tahun 2022 ini merupakan kado instimewa pada HUT Kabupaten OKI ke 76 ini. Kehadiran sosok Gubernur dalam momen ini tidak pernah terjadi sebelumnya.

Kami berharap bila masih ada anggaran perubahan di provinsi Sumatera Selatan, Pemkab OKI siap untuk menerima dan melaksanakannya disisa beberapa bulan ini, ujarnya.

Seperti gayung bersambut, Gubernur Sumsel dalam kesempatan tersebut selain mengapresiasi sinergitas eksekutif dan legislatif. Gubernur Sumsel juga menjanjikan anggaran perubahan untuk Kabupaten OKI dengan catatan anggaran tersebut dapat dimanfaatkan dalam sisa waktu 90 hari kedepan, jelasnya. (Aliaman)

Posting Terkait