P2o penuhi kebutuhan petani pesawaran

Pesawaran (fs) – dimana pemerintah sedang menggalakkan, pertanian yang sehat dan ramah dengan lingkungan, tanpa unsur kimia dalam proses tanam, pupuk organik P2o, menjawab proses tersebut, dengan hasil baik di beberapa lokasi demonstrasi plot (demplot) untuk berbagai jenis tanaman, di kabupaten pesawaran.

Hal tersebut di sampaikan tim P2o, arif, yang melakukan kunjungan rutin, ke beberapa lokasi demplot, di kabupaten pesawaran, dengan mengatakan, bahwa kegiatan kunjungan tim p2o merupakan agenda rutin, yang di laksanakan, dalam menginformasikan proses tanam dengan menggunakan pupuk organik P2o,

“Dalam proses penggunakan pupuk organik P2o untuk demplot, terdapat beberapa tahap, di mulai dengan pengolahan lahan hingga hingga penyemprotan pupuk cair P2o, dan hal tersebut harus dj pantau terus, ” Ujarnya

Dimasa, pengolahan, pertumbuhan hingga proses tanam dan pembesaran produk tanam, tim akan tetap melakukan sosialisasi, dengan memberikan pengarahan, serta informasi cara yang baik, pada pertanian.

“Bersama dengan tim organik P20, selalu memberikan informasi cara bertani yang baik, sehat, dan ramah lingkungan, dan betapa pentingnya penggunakan pupuk organik, bagi mengembalikan kestabilan lahan ” Tambahnya.

Salah satu petani yang telah melakukan cocok tanam, demplot padi di desa bagelen, kecamatan gedong tataan, kabupaten pesawaran, pakde wahiyo, menjelelaskan dari proses penyemaian dengan menggunakan pupuk organik p2o, bibit padi sdh tumbuh lebih cepat, hanya 15 hari sudah siap tanam.

“Dari penyemaian saja sudah terlihat, bisa lebih cepat tumbuh, dan hanya 15 hari sudah siap tanam, dan tumbuhnya terlihat lebih subur, di banding penggunaan pupuk yang sebelumnya kami pakai, ” Jelasnya sambil uangkapkan bahwa pupuk organik p2o “keren”

Hingga kini, demi mengembalikan komoditas pertanian dan perkebunan yang berkualitas dan sehat, pupuk organik, p2o telah melakukan demonstrasi plot (demplot) di beberapa beberapa titik lokasi, di kabupaten pesawaran, untuk jenis tanaman padi, kakau, cabai, dan melon. (Deni ponco

Posting Terkait