Pasutri Pembunuh Medy Minta Keringanan Hukuman

Ilustrasi Pembunuhan. (net)

BANDARLAMPUNG – PENGADILAN Negeri (PN) Tanjungkarang kembali menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan Medy Irawan di Rajabasa.

Sidang lanjutan pembunuhan terhadap pelajar SMA tersebut, mengagendakan pembelaan terhadap terdakwa di PN Tanjungkarang, Selasa (20/3).

Dalam pembelaan yang dibacakan di depan majelis Hakim, Rita terdakwa memohon kepada majelis hakim untuk meringankan hukumannya.

“Saya sangat menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. Saya juga sekarang masih mempunyai satu orang anak yang masih kecil balita dan butuh kasih sayang orangtua,” kata Rita sembari terbata-bata.

Baca Juga:  JPU Hadirkan Saksi Kasus Pemalsuan SK

Sementara suaminya Agus Nawi dalam pembelaannya sembari menahan sakit kakinya mengatakan bahwa dirinya sangat menyesal melakukan pembunuhan kepada korban dan meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim.

“Majelis yang saya hormati, saya sangat menyesal karena melakukan pembunuhan tersebut. Maka dari itu saya mohon keringanan hukuman, apalagi saya masih harus menjadi tulang punggung keluarga,” kata Agus.

Baca Juga:  Polda Lampung Belum Kembalikan Berkas Michael Mulyadi

Pendamping kedua terdakwa, Rustam Aji mengatakan, bahwa pihaknya dalam pembelaan meminta kepada majelis hakim untuk membersihkan keringanan hukuman kepada kedua terdakwa karena perbuatan tersebut dilakukan dilandasi rasa panik pada saat itu.

“Jadi kami melakukan pembelaan untuk meminta keringanan hukuman seringan-ringannya kepada kedua terdakwa. Karen mereka berdua melakukan perbuatan tersebut didasarkan rasa panik bukan karena direncanakan jadi seharusnya mendapat keringanan hukuman,” kata Rustam Aji.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alex Sander Mirza mengungkapkan, bahwa tetap dalam tuntutannya yaitu pidana selama dua puluh tahun.

Baca Juga:  Lima Bandar Narkoba Asal Medan Dituntut Hukuman Mati

“Saya tetap dalam tuntutan untuk kedua terdakwa. Keduanya jelas melanggar Pasal 340 KUHP Ayat 1 ke-1 tentang Pembunuhan Berencana Jo Pasal 55 KUHP. Dalam sidang juga kedua terdakwa mengakui bahwa mereka telah menyiapkan palu dan pisau untuk membunuh Merdi Irawan,” kata Alex. (*/JI) 

214 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Pembunuh Medy PN Tanjungkarang

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan