PB HMI Bentuk Kepengurusan Baru HMI Cabang Bandar Lampung

PB HMI Bentuk Kepengurusan Baru HMI Cabang Bandar Lampung

Rosim Nyerupa.

BANDAR LAMPUNG – PENGURUS Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) didorong untuk membentuk kepengurusan sementara (caretaker) Ketua Umum Cabang Bandar Lampung. Karena diindikasi telah melanggar Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (Ad/Art) organisasi.

Hal tersebut ditegaskan oleh mide formatur terpilih masa bhakti 1437-1438 H, Rosim Nyerupa, saat kajian dalam forum kader penyelamat konstitusi yang bertajuk tenggelamnya konstitusi HMI di Bandar Lampung, Selasa (15/5).

“Seiring berjalannya waktu ghiroh dalam menjadikan HMI sebagai problem solver seakan-akan tergerus oleh beberapa kader yang bersifat pragmatis bahkan opportunis, hal ini yang menjadikan trouble maker dalam tubuh HMI Cabang Bandar Lampung itu sendiri,” jelas Rosim.

Dari berbagai pencapaian dan prestasi yang sudah ditorehkan HMI juga tak luput dinodai dengan regresifitas dalam sebuah kebijakan organisasi.

“Jika ditelaah, setidaknya ada beberapa catatan penting bagi kader HMI Cabang Bandar Lampung melihat berbagai fenomena yang terjadi hari ini. Hal itu dimulai dari mundurnya waktu suksesi konfercab, dimana HMI Cabang Bandar Lampung telah menjalankan roda kepengurusan selama 21 bulan terhitung sejak 5 Agustus 2016 lalu,” ungkapnya.

Padahal, kata Rosim, berdasarkan Anggaran Rumah Tangga HMI, dalam Pasal 28 ayat (3) menyatakan bahwa masa Jabatan pengurus cabang adalah satu tahun semenjak pelantikan/serah terima jabatan dari pengurus demisioner.

“Artinya, berdasarkan waktu pelantikan dan pengukuhan HMI Cabang Bandar Lampung hingga saat ini telah melewati limitasi waktu pergantian ketua,” tegasnya.

Kemudian, di dalam Anggaran Rumah Tangga HMI Pasal 32 Ayat (1) huruf c, menyatakan bahwa dalam satu periode satu kepengurusan tidak melaksanakan konferensi cabang selambat-lambatnya selama 18 bulan. Maka akibat hukum yang terjadi adalah status HMI Cabang Bandar Lampung sebagai cabang penuh dapat diturunkan statusnya menjadi cabang persiapan oleh Pengurus Besar di Jakarta.

Selain itu, terjadi rangkap jabatan yang dilakukan oleh ketua umum HMI Cabang Bandar Lampung, Yefri Febriansah.

Berdasarkan surat keputusan Ketua Umum Pengurus Besar HMI tentang Susunan Pengurus Besar HMI Periode 2018-2020 Nomor: Istimewa/KPTS/K/08/1439 tanggal 29 Maret 2018 menyatakan Yefri Febriansah menjabat sebagai Wasekjen Bidang Eksternal PB HMI Periode 2018-2020 dibawah pimpinan Ketua Umum Respatori Saddam Al-Jihad.

Selain itu, terjadi rangkap jabatan yang dilakukan oleh ketua umum HMI Cabang Bandar Lampung, Yefri Febriansah.

Padahal, berdasarkan surat keputusan Ketua Umum Pengurus Besar HMI tentang Susunan Pengurus Besar HMI Periode 2018-2020 Nomor: Istimewa/KPTS/K/08/1439 tanggal 29 Maret 2018 menyatakan Yefri Febriansah menjabat sebagai Wasekjen Bidang Eksternal PB HMI Periode 2018-2020 di bawah pimpinan Ketua Umum Respatori Saddam Al-Jihad.

“Secara etis, rangkap jabatan memunculkan adanya potensi tungang-menunggang kepentingan dalam jabatan. Khususnya antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum,”ujarnya. (ZN/TM)

1,739 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

PB HMI

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan