Pedagang Diminta Tak Naikkan Harga Pangan Selama Ramadan

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. (Ist)

Jakarta – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan stok pangan yang ada saat ini mencukupi selama bulan Ramadan. Jadi, tidak ada alasan terjadi kenaikan harga selama bulan puasa ini.

Dia mengungkapkan, saat ini stok pangan seperti beras lebih besar 30 persen dari kebutuhan normal. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kekurangan pasokan yang menyebabkan harga naik.

Baca Juga:  Menteri Pertanian Sebar Bibit Buah untuk 'Investasi' Keluarga Miskin

Namun sayangnya Amran enggan menjelaskan secara detail jenis pangan dan jumlah stoknya yang dia sebutkan tersebut.

“Stok pangan sekali lagi saya sampaikan ke masyarakat Indonesia, stok pangan saat ini lebih dari cukup. Kami sudah siapkan stok, 20 persen sampai 30 persen dari normal untuk bulan Ramadan,” ujar dia di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (21/5/2018).

Baca Juga:  Menteri Pertanian Bagikan 50 Ekor Ayam ke 40 KK di Cianjur

Namun demikian, Amran juga meminta agar para pedagang tidak menaikkan harga pangan selama Ramadan. Terlebih jika pasokan ke pasar-pasar tradisional berlebih dan tidak terganggu cuaca maupun distribusi.

“Kami minta pedagang jangan ada yang naikkan harga,” kata dia, seperti yang dilansir dari liputan6.com.

Selain itu, jika ada pengusaha di sektor pertanian yang sengaja menahan pasokan pangan ke pasar, maka Kementan akan mencabut izin usaha pertanian pengusaha tersebut.

Baca Juga:  Kementan Targetkan Lampung Serap Gabah 100 ribu Ton

“Kalau ada yang menaikkan harga yang hubungannya dengan Kementan, khususnya bawang putih dan daging, maka akan kami cabut izinnya sehingga tidak bisa lagi berbisnis di sektor pertanian,” tandas dia. (net/hp)

1,027 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Harga Pangan Kementan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan