PEMATANK Kurang Yakin, Minta Taufik Rahman dan Mustafa Jangan Jual-jual Nama Aziz Syamsudin

PEMATANK Kurang Yakin, Minta Taufik Rahman dan Mustafa Jangan Jual-jual Nama Aziz Syamsudin

Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsudin disebut menerima fee atas pengurusan DAK untuk Pemkab Lampung Tengah di dalam persidangan korupsi Mustafa. Foto: Istimewa

Fajar Sumatera – Ketua DPD PEMATANK Lampung Suadi Romli mengaku kurang lega mendapat informasi bahwa nama Aziz Syamsudin, Wakil Ketua DPR RI disebut-sebut terlibat dalam pengurusan DAK yang berujung pada pemberian fee senilai Rp2,5 M.

Baca Juga:  Kembali Sunat Vonis Koruptor, KPK Ungkapkan Beberapa Permohonannya ke MA

Uang komitmen fee itu diketahui berasal dari komitmen fee yang berasal dari rekanan yang mengerjakan paket proyek pada Dinas Bina Marga.

Menurut Suadi Romli saat menghubungi reporter Fajar Sumatera, Taufik Rahman dan Mustafa punya konsekuensi ketika menyebutkan sosok Aziz Syamsudin.

“Saya pribadi tak percaya soal yang begitu-begitu. Tak mungkin beliau berlakon begitu. Saya harap, para saksi, atau siapapun, jangan jual-jual nama beliau. Karena ini sudah masuk ke persidangan, maka itu erat kaitannya dengan fakta persidangan.

Baca Juga:  Ada Alat Sensor di Rumdis Agung Ilmu Mangkunegara, KPK: Buktinya Ada Uang Saat OTT

Kan proses sidang itu sudah dibalut dengan aturan hukum, lewati penyidikan dan segala macam. Konsekuensi hukum yang logis, bisa berdampak pada mereka para saksi yang menyebut nama beliau. Tolong jangan fitnah beliau,” tegas Romli, Minggu, 14 Februari 2021.

Romli sedianya berkomentar atas apa yang muncul dalam fakta persidangan tepatnya ketika KPK mendakwakan suap dan gratifikasi kepada mantan Bupati Lampung Mustafa di PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis, 11 Februari 2021.

Baca Juga:  Mengenal Betapa Langkanya Hotmail, Layanan Email Microsoft yang Mengirim Dokumen Dugaan Korupsi Bupati Lampung Timur

Berikut produk pers yang mengulas perihal penyebutan nama Aziz Syamsudin. Baca di sini [Aziz Syamsudin Disebut Terima Fee untuk Urus DAK Pemkab Lampung Tengah Tahun 2017]

Reporter: Ricardo Hutabarat

Aziz Syamsudin Chusnunia Chalim Kompas KPK Kupas Tuntas Lampung Post Mustafa PN Tipikor Tanjungkarang Radar Lampung Surya Paloh Taufik Rahman Tribun Lampung

Posting Terkait