Pemerintah Perluas Wilayah Pemberian Bantuan Pangan Nontunai

Menko PMK Puan Maharani memimpin Rakor Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (6/11). Rakor tersebut diikuti sejumlah menteri yakni, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Gubernur BI. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Pemerintah akan memperluas wilayah pemberian bantuan pangan nontunai (BPNT) sebanyak 24 kota/kabupaten. Perluasan tersebut mulai dikaji pada April mendatang. Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani.

Baca Juga:  Menteri Puan Hapus Minyak dan Gula dari Bantuan Pangan Non Tunai

“Kami pemerintah sedang mempertimbangkan dan mengkaji untuk memperluas pemberian BPNT yang akan didistribusikan dengan penambahan 24 kabupaten/kota,” ujar Puan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (20/3/2018), seperti yang dilansir dari merdeka.com dan  liputa6.com.

Penambahan tersebut disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur di setiap kabupaten dan kota. Beberapa di antaranya adalah kesiapan himpunan bank milik negara (himbara) dalam melayani masyarakat dan kepemilikan e-warung di daerah tersebut.

“Dilihat dari kesiapan e-warung yang ada di daerah tersebut. Rasionya satu warung harus bisa melayani 250 keluarga penerima manfaat (KPM). Setelah kami survei, Banda Aceh, Solok dan sebagainya merupakan daerah yang siap mempersiapkan e-warungnya,” jelas Puan.

Baca Juga:  Menteri Puan Hapus Minyak dan Gula dari Bantuan Pangan Non Tunai

“Warung ini, warung di masyarakat yang bekerja sama dengan agen di bank. Jadi kita enggak bangun warung baru, tapi warung lama yang bisa jadi agen himbara dan bisa menggunakan perangkat di bank dan kartunya bisa membeli beras dan telur,” dia menambahkan.

Besaran nominal bantuan pangan nontunai di 24 kota yang diterima oleh KPM akan sama dengan yang diterima oleh KPM di 44 kabupaten/kota sebelumnya.

Baca Juga:  Menteri Puan Hapus Minyak dan Gula dari Bantuan Pangan Non Tunai

“Ya akan sama. Kan KPM-nya menerima uang Rp 110 ribu. Jadi sama seluruh Indonesia,” jelas Puan.

Lebih lanjut, Puan menambahkan, hingga 19 Maret 2018, penyaluran BPNT di 44 kabupaten/kota telah mancapai 86 persen, sementara untuk penyaluran beras sejahtera (rastra) telah mencapai 97 persen.

“Penyaluran BNPT dan rastra dilakukan tiap bulan dan ini laporan 19 Maret menyatakan semua daerah penerima bansos rastra sudah terdistribusi sebanyak 97 persen,” tandas Puan Maharani. (net/hp)

262 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Bantuan Pangan Nontunai

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan