Pemilik Sabu 199 Gram Divonis 12 Tahun Penjara

Ilustrasi Narkoba.

BANDAR LAMPUNG – TERDAKWA kasus kepemilikan sabu-sabu 199,5 gram Bramantio Nugroho (20) dinyatakan bersalah dan divonis hukuman 12 tahun penjara.

Putusan tersebut diberikan oleh hakim di Pengadilan Negeri (PN)  kelas 1A Tanjungkarang, Bandar Lampung. Terdakwa melakukan tindak pidana sebagai mana Dalam Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam pasal yang dimaksud, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 12 tahun penjara,” ujar Hakim Ketua.

Baca Juga:  Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan 3,1 Kg Sabu

Selain pidana penjara selama 12 tahun kurungan, terdakwa juga diwajibkan membayar pidana denda sebesar Rp1 Miliar Subsider 6 bulan kurungan.

Putusan hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dengan menuntut terdakwa selama 14 tahun.

Atas putusan itu terdakwa maupun JPU menyatakan pikir-pikir. Setelah majelis hakim membacakan vonis tersebut terdakwa tertunduk dan terisak menangis.

“Saya menyatakan pikir-pikir pak Majelis Hakim,” kata terdakwa sambil menunjukan kepalanya di hadapan Majelis Hakim.

Baca Juga:  Oknum Propam Narkoba Divonis 10 Bulan

Dalam sidang terungkap, kejadian berawal pada 28 November 2018 silam.

Dimana saat itu, terdakwa sedang berada dikediamannya dan kemudian dia dihubungi oleh seorang bernama Rio (DPO). Rio mengatakan kepada terdakwa bahwa ada kerjaan untuk mengambil narkotika jenis sabu sebanyak dua bungkus atau sebanyak 199,5 gram.

“Terdakwa menyanggupinya dan sebelum berangkat terdakwa diminta Rio mendatangi kotak sampah yang ada di Wilayah 16 C  Metro, untuk mengambil uang jalan sebesar Rp500 ribu. Kemudian terdakwa menuju ke rumah rekannya bernama Gilang Saputra (berkas terpisah) dan mereka berdua menuju Bandar Lampung,” jelasnya kata Jaksa.

Baca Juga:  Polresta Bandar Lampung Komitmen Berantas Narkoba

Setelah sampai di Bandar Lampung tepatnya di Terminal Sukaraja, terdakwa ditelepon oleh sesorang bahwa segera mendatangi pos Terminal Sukaraja untuk mengambil pesanannya yakni sabu.

Namun, saat mengambil terdakwa langsung disergap polisi dan kemudian keduanya dibawa ke Mapolda Lampung.

“Terdakwa ditelepon oleh seseorang untuk datang ke pos terminal Sukaraja guna mengambil sabu-sabu, setiba di pos tersebut terdakwa ditangkap anggota Polda Lampung,” pungkasnya. (RM)

Narkoba Sabu

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan