Pemkab Lebak Gelar Festival Seni Multatuli pada 6-9 September 2018

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Provinsi Banten, akan menggelar Festival Seni Multatuli, pada 6-9 September 2018 mendatang di Rangkasbitung.

Panitia mengundang para penulis untuk menulis puisi bertema Multatuli pada Festival yang didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Sebanyak 283 peserta pada 16 Juli 2018 hingga penutupan penerimaan 920 judul saat pengiriman ditutup pada  10 Agustus 2018.

Tim kurator yakni Toto ST Radik  (penyair) dan Firman Venayaksa (akademisi/penyair) mengkurasi karya-karya puisi menjadi 142 puisi dari 142 penyair Indonesia.

Dari hasil kuratorial tersebut, didominasi wajah-wajah baru dalam ranah perpuisian di tanah air.

Sementara penyair senior yang kerap mewarnai berbagai even festival yang lolos seleksi pada Festival Seni Multatuli adalah Bambang Widiatmoko, Handry TM, Isbedy Stiawam ZS, Wayan Jengki Sunarta, Lukman A. Salendra, Dody Kristianto, Sulaiman Djaya, Saifur Rahman, Ibnu PS Megananda, A”yat Khalili, Iswadi Bahardur, Faisal Syahreza, Dian Hartati, dan lain-lain.

Ke 142 penyair yang lolos kurasi diundang mengikuti Festival Seni Multatuli, 6-9 September mendatang. Pada acara pembukaan, buku antologi puisi bertema Multatuli ini akan diluncurkan.

Multatuli adalah nama samaran Dauwes Dekker yang menulis buku Max Havelaar. Buku yang ditulis di sebuah kamar kos di Belgia ini mengisahkan kekejaman bangsanya saat menjajah Indonesia. Dalam buku itu juga dikisahkan tentang perbuatan korup yang dilakukan pejabat Lebak. (*)

316 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Festival Seni Multatuli

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan