Pemkot Bandarlampung Dituding Samarkan Data Orang Miskin

BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) menggelar aksi di kantor pemerintahan Kota Bandarlampung pada Rabu pagi.

DPW  SPRI Lampung memperingati hari orang miskin sedunia dengan menggelar aksi di kantor pemerintahan kota Bandarlampung. Aksi yang diikuti oleh ratusan ibu-ibu yang mengaku orang miskin ini menuntut pemerintah kota untuk segera mengubah pemahaman garis kemiskinan, kriteria miskin, serta perbaikan basis data terpadu keluarga miskin.

Baca Juga:  Pemkot Serobot Tanah Warga

SPRI menduga pemerintah sengaja mengurangi jumlah keluarga miskin karena ingin menjaga citra politik pemerintahan di samping terbatasnya dana untuk program bantuan sosial.

Koordinator aksi yang juga merupakan bendahara SPRI, Mariana, meminta pemerintah kota Bandarlampung memperbaiki basis data terpadu dengan melibatkan masyarakat miskin secara langsung atau melalui ketua RT. Mariana menyayangkan badan pusat statistik kota Bandarlampung mendata warga miskin berdasarkan data mahasiswa dengan membatasi kuota sehingga cenderung terindikasi nepotisme.

Baca Juga:  Terkait Tewasnya Pekerja Lift, Polresta Bandarlampung Segera Panggil PT Fujitec dan Pemkot

Aksi longmarch ratusan ibu-ibu dari tugu adipura menuju kantor pemerintah kota Bandarlampung ini sempat menimbulkan kemacetan beberapa saat sebelum akhirnya berhasil diurai oleh petugas kepolisian dari polresta Bandarlampung.(*)

Pemkot Bandarlampung SPRI Lampung

Posting Terkait