Pemprov Lampung Layangkan Surat Penghentian Flyover

Kepadatan Arus lalulintas kendaraaan di Jalan ZA Pagar Alam yang terjadi akibat dari pembangunan Fly Over, Selasa (6/6). Foto (Tommy Saputra)

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, langsung memberikan teguran keras melalui surat terbuka No 551/1267/V.13/2017, kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, untuk menghentikan segera aktifitas pembangunan flyover Mall Boemi Kedaton (MBK), di ruas Jalan Teuku Umar – Jalan ZA Pagar Alam.

Pasalnya, hal tersebut merujuk kepada hasil rapat tertanggal 5 Juni 2017 lalu, dan mendasari surat Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Direktorat Jendral Bina Marga Kementerian PUPR Nomor PW 04.01-BB5/145 tanggal 26 Mei 2017, tentang pelaksanaan flyover/underpass di ruas jalan Nasional Kota Bandarlampung, sehubungan belum belum dilaksanakanya serah terima pelimpahan pengelolaan aset jalan Nasional dari Pemerintah Pusat kepada Pemkot Bandarlampung.

Baca Juga:  Demi Flyover Herman HN Tega Usir Warga

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, diwakili Sekretaris Daerah Sutono, menjelaskan, selain daripada itu, pengerjaan flyover MBK juga belum memenuhi syarat-syarat kelengkapan dokumen readines criteria seperti field dtudy, detail engineering design (DED, analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), serta Analisis Dampak Lalulintas (Andalalin).

Baca Juga:  Yusuf Kohar Satu Pemikiran Perihal Pembangunan Flyover

“Surat ini langsung ditujukan kepada Walikota Bandarlampung Herman HN, dan bersifat segera untuk mengehentikan pembangunan flyover MBK,” kata Sutono, Kamis (8/6).

Untuk diketahui, surat yang ditujukan kepada Walikota Herman HN ini, atas nama Gubernur Lampung M Ridho Ficardo yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Sutono. Bahkan, surat ini pun ditembuskan ke Menteri Dalam Negeri, Menteri PUPR, Menteri Perhubungan, Gubernur Lampung (sebagai terlapor), Kapolda Lampung, Kejati Lampung, dan BPK Perwakilan Lampung.

Baca Juga:  Pemkot Bandarlampung akan Bangun Lagi 2 Fly Over

Sebelumnya, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pengawasan dan Perencanaan Jalan dan Jembatan Nasional (P2JN) Lampung Ryandar, menyerahkan sepenuhnya kepada BBPJN, agar segera menindak langsung. Karena, hingga kini, pembangunan flyover sudah dilakukan bahkan menutup bagian badan jalan sehingga menimbulkan kemacetan.(ZN)

Fly Over

Posting Terkait