Penyusunan Bank Tanah Mendesak

Ilustrasi. (Ist)

JAKARTA—Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN bidang Penyusunan Bank Tanah Himawan Arief Sugoto mengatakan, pemerintah telah meminta agar penyusunan bank tanah dilakukan selambat-lambatnya 2018. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat pembangunan perumahan.

Menurut dia, bila tak memiliki bank tanah, pemerintah mengalami kesulitan dalam mewujudkan program pembangunan mulai dari infrastruktur hingga perumahan, khususnya perumahan murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rencananya, pengelolaan bank tanah oleh pemerintah ini tak hanya mengandalkan dana APBN. Sebab jika hanya mengandalkan anggaran negara akan terlalu membebani keuangan negara.

“Kalau cuma mengandalkan APBN saja kan begitu besar anggarannya. Tanah di Indonesia kan cukup luas tapi kurang dikelola dengan baik. Jadi ketimpangannya begitu luas,” lanjutnya.

Dia mencontohkan, ketimpangan lahan yang terjadi karena sebagian besar tanah hanya dikuasai oleh segelintir pihak saja. “Satu institusi bisa menguasa beberapa ribu hektare. TNI, Polri saja yang mengamankan negara cuma punya 3.000 hektare,” jelasnya.(*)

Posting Terkait