PN Tanjungkarang Kuatkan Vonis Terhadap Dua Pelaku Politik Uang

Harisun-Sarwoto. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang menguatkan vonis PN Kotaagung terhadap dua pelaku politik uang. Keduanya terbukti membagikan uang untuk memenangkan Arinal-Chusnunia.

Seperti yang dilansir dari RMOLLampung, Sabtu (18/8 ), Kasi Pidum Kejari Kabupaten Tanggamus, Fahrul Suryalaga, membenarkan hal tersebut.

PT Tanjungkarang mengirimkan surat pemberitahuan putusan banding untuk jaksa penuntut umum JPU Tanggamus tertanggal 15 Agustus 2018 lewat juru sita Wahyu Kadriansyah.

Baca Juga:  Bawaslu Lampung: Tak Hanya Kampanye Hitam, Politik Uang Juga Dicegah

Sebelumnya, JPU menuntut Sarwoto dan M. Harisun, 42 bulan atau 3,6 tahun penjara. Majelis hakim yang dipimpin Faridh Zuhri memvonis masing-masing tiga tahun dan denda Rp200 ribu.

PT Tanjungkarang menetapkan kedua terdakwa tetap ditahan, dikurangi penahanan yang telah dijalani, dan membebankan biaya perkara kepada para terdakwa sebesar RP2500.

Majelis Hakim yakin kedua warga Margamulya, Kelumbayan Barat, Tanggamus tersebut melanggar Pasal 187 junto Pasal 73 UU Pilkada No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Baca Juga:  MK Terima Laporan Poltik Uang Arinal-Nunik

Kedua terpidana menjalankan perintah Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kelumbayan Barat Hendrik yang melarikan diri.

Sarwoto dan M. Harisun, membagikan uang masing-masing Rp50 ribu dalam 200 amplop agar warga memilih Arinal-Chusnunia pada masa tenang jelang Pilgub Lampung, 27 Juni 2018.

Sarwoto dan M. Harisun, membagikan uang masing-masing Rp50 ribu dalam 200 amplop agar warga memilih pasangan calon gubernur nomor urut tiga, Arinal-Chusnunia. (net)

Harisun-Sarwoto Politik Uang

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan