Polda Dituding Berpihak ke Dosen Cabul

Foto: Ilustrasi/Ist

BANDARLAMPUNG  – Lembaga Advokasi Perempuan Damar mempertanyakan keberpihakan Polda Lampung menyusul ditangguhkannya penahan SH, oknum dosen UIN Raden Intan Lampung (RIL) yang ditetapkan tersangka dalam kasus pelecehan terhadap salah sorang mahasiswinya.

Meda Fatmayanti, juru bicara tim kuasa hukum EP yang menjadi korban dalam kasus ini mengatakan, seharusnya dalam hal ini Polda Lampung menunjukan komitmennya dalam penegakan hukum.

Baca Juga:  Personel Polda Lampung di Tes Urine

“Polda Lampung telah mengabulkan pengangguhan penahanan yang diajukan tersangka. Di sini kami juga mewakili EP (korban, red) dan keluarganya yang kecewa atas penangguhan yang diberikan pihak kepolisian,” kata Meda, Sabtu (6/4).

Bahkan, Meda bersama timnya melihat bahwa tidak ada hal yang bisa dipertimbangkan dalam penangguhan penahanan tersebut. “Kami menilai tidak ada satu halpun yang dapat dipertimbangkan untuk mengabulkan permohonan penangguhan. Penahanan terhadap tersangka telah sesuai dengan ketentuan Pasal 21 ayat 1 KUHP,” ujarnya.

Baca Juga:  Waduh, Kok Laporan Soal Dugaan Aktivitas Ilegal Perusahaan Keluarga Eks Menhan Ditolak Polda Lampung?

Menurut Meda, ditinjau dari segi sosiologis dan psikologis, penangguhan penahanan atas kejahatan semacam ini bertentangan dengan tujuan prefentif dan kolektif, serta tidak mencerminkan upaya edukatif bagi masyarakat.(*)

 

DAMAR Dosen Cabul Polda Lampung UIN RIL

Posting Terkait