Polda Lampung Bongkar Sindikat Penculikan Orang

Ilustrasi Penculikan. (ist)

BANDAR LAMPUNG РDirektorat reserse kriminal umum Polda Lampung membongkar sindikat penculikan orang yang dikemudian  dipaksa untuk mengemis disejumlah wilayah di Bandarlampung.

Kasus penculikan orang untuk kemudian dipaksa mengemis berhasil di bongkar direktorat reserse kriminal umum Polda Lampung. Sebanyak enam tersangka termasuk otak dari sindikat penjualan orang ditangkap ditkrimum Polda Lampung di Jagabaya, Sukarame, Bandarlampung. Keenamnya bernama Sapon, Ratim, Nanang, Eko, Hermawan serta Fani.

Baca Juga:  Bocah 9 Tahun jadi Korban Penculikan

Bersama para tersangka turut diamankan juga barang bukti yakni sejumlah uang hasil mengemis dan dua unit kendaraan sepeda motor.

Berdasarkan pengakuan sapon kepada petugas berawal dari pertemuan dirinya dengan mamat alias undur-undur yang tidak bisa bicara alias bisu di terminal keramat jati, jakarta timur pada tahun 2017 silam.

Berdalih akan mengantarkan mamat niat jahat sapon akhirnya terwujud karena dirinya teringat pamannya penyandang disabilitas mengemis di Bandarlampun. Sapon mengaku mendapatkan penghasilan sehari 200 hingga 300 ribu rupiah hasil dari mamat mengemis.

Baca Juga:  Polda Lampung dan Dinas Sosial Tangani Kasus Penculikan

Atas terbongkarnya kasus penculikan dan penjualan orang tersebut, petugas berjanji akan mengusut tuntas hingga selesai. Hal itu sisampaikan oleh direktur reserse kriminal umum Polda Lampung, Kombes Bobby Marpaung dalam pers rilis yang digelar di Mapolda Lampung siang tadi.

Hingga kini petugas masih memburu empat tersangka lainnya yang telah ditetapkan menjadi dpo. (*)

2,302 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Penculikan

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan