Proyek Talud Sinarlaga-Gedungmulya Diduga Asal Jadi

Nanang | Fajar Sumatera

MESUJI – Pekerjaan proyek pembangunan talud penahan tanah atau Retaining  Wall di ruas jalan penghubung antara Desa Sinarlaga-Gedungmulya, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, diduga asal jadi.

Proyek  yang bersumber dari APBD 2019 dikerjakan Oleh CV Padang lawas dengan nomor kontrak 600/1553682/KONS.BM/IV.07/MSJ2019 dengan anggaran sebesar Rp473. 353.749,11. Bangunan talud tersebut tidak sesuai kwalitas dan aturan standar pada pengerjaannya diduga karena lemahnya pengawasan dari instansi terkait terutama pada saat proses pembangunan.

Baca Juga:  Swakelola di Mesuji Potensi Korupsi

Dari pantauan awak media di lokasi, pengerjaan talud yang belum lama selesai tersebut tidak sesuai spesifikasi. Seperti pada pemasangan batu. Hanya dipasang berdiri pada dinding saja dan diantara susunan batu tersebut banyak celah serta lubang yang tidak ada adukan semennya.

Parahnya lagi, pasangan batu bagian dalam diisi dengan timbunan tanah bukan semen yang diduga untuk menghemat material.

Baca Juga:  Talud Pekon Batu Kebayan Runtuh Tergerus Hujan

Proyek yang diperkirakan selesai Oktober 2019 itu juga sudah banyak retak. Mulai dari atas tembus hingga kearah bawah dan batu susunan pada dinding sudah banyak yang akan ambrol.

Warga  yang mempunyai lahan perkebunan disekitar bangunan talud tersebut sangat menyayangkan bila anggaran sebesar itu tidak sesuai kwalitasnya dan para pekerja juga bukan masyarakat sekitar, melainkan berasal dari luar daerah.

Baca Juga:  PUPR Mesuji Disebut Doyan Tender Kurung

“Saya khawatir talud tersebut tidak bisa bertahan lama. Saat pembangunan, saya mau menegur pekerjanya tapi ngga enak karena tidak kenal,” ucap warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (7/1).

Hingga berita ini di turunkan Kepala Dinas PUPR Mesuji, belum bisa dikonfirmasi terkait persoalan tersebut. (NG/MD)

Gedungmulya PUPR Mesuji Sinarlaga Talud

Posting Terkait