REI Fokus Garap Rumah MBR

Ilustrasi. (Ist)

JAKARTA—Persatuan Real Estat Indonesia (REI) terus menggenjot pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), untuk menyukseskan program 1 juta rumah. REI menargetkan adanya pertumbuhan pembangunan rumah bersubsidi setiap tahunnya.

Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata mengatakan, tahun ini, REI menargetkan 200.000 unit rumah bersubsidi yang dibangun anggotanya dapat terserap oleh masyarakat. Pada kuartal I/2017, realisasi penyerapan rumah bersubsidi yang dibangun anggota REI mencapai 40% dari target.

Komitmen dalam program sejuta rumah ini diakuinya tersebut turut mendorong anggota REI untuk berpartisipasi dalam program hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) lebih giat membangun rumah bersubsidi.

Menurutnya, saat ini cukup banyak pengembang yang memiliki proyek rumah bersubsidi. Hanya saja, para pengembang tidak mempublikasikannya dan memilih untuk meluncurkannya di saat yang tepat, agar dapat mengakselerasi pembangunan rumah bersubsidi.

“Saya pastikan REI akan bergerak ke seluruh developer untuk memastikan segera mengerjakan rumah bersubsidi, karena ditunggu oleh negara,” katanya, Rabu (17/5).

REI juga telah mengimbau seluruh anggotanya turun langsung ke lapangan untuk mengawasi realisasi pembangunan rumah bersubsidi.

Sertifikasi Anggota

REI juga berencana melakukan sertifikasi terhadap pengembang, agar proyeknya sesuai dengan agar sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia atau SKKNI.

Soelaeman menyebut REI akan fokus melakukan sertifikasi terhadap anggotanya yang saat ini berjumlah sekitar 3.000 orang. Nantinya, pengembang besar dapat menjadi asesor untuk pengembang kecil dalam proses sertifikasi tersebut.(*)

Posting Terkait