Saran Penutupan South Bank Ikuti Maklumat Kapolri

Fajarsumatera.co.id-Praktisi Hukum dari Universitas Negeri Lampung Yusdianto memberi tanggapannya perihal kegiatan razia yang dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung ke Southbank Gastrobar Lampung di Kecamatan Telukbetung Selatan, Minggu pagi, 24 Januari 2021.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Penanggungjawab Tim Gugus Tugas Penangangan Covid-19 yang diemban oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya sempat menaikkan nada suaranya menandakan kekesalannya atas apa yang dilihatnya di Southbank Gastrobar Lampung.

Di sana, Kombes Pol Yan Budi melihat indikasi dan tingginya potensi atas pelanggaran protokol kesehatan atau prokes.

“Soal peristiwa itu, sebenarnya sudah sangat cukup syarat bagi pihak-pihak terkait untuk menutup lokasi itu. Kegiatan itu baru kali pertama kita lihat, dalam hal prokes. Selama ini kan bisa jadi hal yang sama sudah terjadi,” imbuh dia saat dihubungi , Rabu, 27 Januari 2021.

Yusdianto turut mengapresiasi kegiatan yang dipimpin oleh Kombes Pol Yan Budi Jaya. “Ini kan semacam pihak kepolisian menjadi mikroskop, yang akhirnya publik tahu bagaimana kondisi di dalam lokasi kemarin,” sebutnya.

“Sehingganya, kita berharap dan mendorong. Agar Polresta memberikan tindakan tegas. Kita publik ini perlu diberi semacam gambaran, bahwa penegakan prokes sesuai dengan maklumat Kapolri, memang benar-benar dilaksanakan rekan di kepolisian,” ujar Yusdianto.

Ia menyebut: ”Polresta Bandar Lampung kita harap dan dukung, untuk menjadi role model bagi jajaran kepolisian di Lampung dalam hal penegakan prokes. Tentu hal ini akan menjadi perhatian Jakarta di tengah pelantikan Kapolri baru.

Yang jelas, Kapolri baru hari ini, tentu mengapresiasi kinerja jajarannya yang turut melaksanakan tugas penting dalam maklumat Kapolri itu. Toh ini juga demi mencegah Covid-19, kenapa tidak ditindak tegas. Misal ditutup, atau diberi sanksi ke tahap selanjutnya”.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Posting Terkait