Sempat Bohong Tidak Bawa Penumpang, Bus PO Putera Pelangi Dihadang dan Disuruh Putar Arah Oleh Polisi di Kabupaten Mesuji

Sempat Bohong Tidak Bawa Penumpang, Bus PO Putera Pelangi Dihadang dan Disuruh Putar Arah Oleh Polisi di Kabupaten Mesuji

Bus PO Putera Pelangi yang dipaksa untuk memutar arah dan dilarang melintasi Provinsi Lampung. Pengendara sempat berbohong kepada petugas. Foto: Dokumen Polres Mesuji

Mesuji – Polres Mesuji menyiagakan petugasnya di tiga lokasi. Tujuannya untuk memperketat arus kendaraan yang lewat serta memastikan arah dan tujuan. Keperluannya untuk lebih selektif dan diyakini berguna untuk memutus mata rantas penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19.

Baca Juga:  KPK Pastikan Tiap Aduan yang Masuk Di Masa Pandemi Covid-19 Tetap Diproses

Tiga lokasi yang dijaga petugas kepolisian itu dinamai pos check point. Pertama, pos berada di Desa Agung Batin perbatasan antara Lampung-Sumatera Selatan. Kedua, di exit tol Simpang Pematang Desa Wirabangun. Ketiga, di depan Polsek Simpang Pematang, Desa Simpang Pematang.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Mesuji AKP Hadly Nasution mengungkapkan peristiwa yang terjadi selama penyiagaan anggotanya di pos check point. Menurut cerita dia, bus dengan merk PO Putera Pelangi dipaksa untuk memutar arah. Kenapa?

Baca Juga:  Update Covid-19 Kabupaten Pesawaran: 1 Positif, 2 PDP dan 39 ODP

“Bus tersebut kita beri pengertian dan perintahkan putar balik, sopir tadi berusaha menerobos dan bohong. Tadinya ngomong tidak ada penumpang dan ternyata ada sekitar 20 orang yang hendak pergi ke Bogor,” kata Hadly Nasution, Sabtu, 25 April 2020.

Lokasi pos check point tempat terjadinya peristiwa itu persis di Desa Agung Batin perbatasan antara Lampung-Sumatera Selatan. Tak hanya bus. Kendaraan pribadi juga diperintahkan untuk memutar arah dan disarankan agar tidak melintasi Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Buntut Dugaan Pungli Program Asimilasi, KPK Diminta Buka Data LHKPN Pejabat Teras Kanwil Kum-HAM Lampung

Kapolres Mesuji AKBP Alim dalam keterangan tertulisnya mengatakan, penyiagaan petugas tersebut turut didampingi unsur TNI; BPBD; Dishub; Pol PP; dan Dinas Kesehatan.

“Demi keselamatan kita bersama maka kita harus tegas, wabah Covid-19 ini adalah serius, mari bersama memutus mata rantai penyebarannya. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk semua mobil pribadi atau bus yang akan mudik diminta agar kembali dalam rangka memutus mata rantai Covid-19,” jelasnya. (Agus)

Covid-19 Polres Mesuji

Posting Terkait