Semua Juara Lomba Esai Republica-Pilar dari Luar Lampung

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung Padli Ramdan berorasi Independensi Pers pada Tahun Politik 2018 dalam Festival Jurnalistik di Universitas Lampung, Jumat (11/5/2018). (IST)

BANDARLAMPUNG – Lembaga pers mahasiswa Republica FISIP dan Pilar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Lampung (Unila) mengumumkan pemenang lomba esai. Lomba esai merupakan satu di antara beberapa item acara dalam rangkaian Festival Jurnalistik gelaran Republica dan Pilar.

Tiga pemenang dari luar Lampung. Juara pertama diraih Rayhan Agung Kurniansyah, mahasiswa Angkatan 2016 Jurusan Pertelevisian dan Film Universitas Brawijaya (Unibraw), Jawa Timur,  .

Juara kedua adalah Imran S, mahasiswa Angkatan 2016 Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.

Kemudian juara ketiga, Budi Santoso, mahasiswa Angkatan 2015 Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Baca Juga:  Pengumuman Lomba Foto, Esai dan Konten Positif di MBK

Juri lomba esai ini sastrawan dan esais, Udo Z Karzi mengatakan, secara umum ada ketidakpahaman dari para peserta mengenai jenis tulisan esai (esei). “Bagaimana coba, sebuah esai jurnalistik kok dimulai dengan sebuah abstrak seperti menulis laporan hasil penelitian. Ada juga yang membuat judul makalah ilmiah, yang kalau disodorkan pembaca koran, bisa bikin puyeng saja,” kata dia.

Udo juga melihat banyak masalah teknis mengenai lead atau teras tulisan, sistematika, bahasa yang digunakan, dan lain-lain yang menjadi kelemahan karya tulis peserta lomba. “Tiga pemenang yang semua dari luar Lampung terpilih dari puluhan esai yang dinilai, paling tidak mendekati kriteria esai yang baik,” kata Penerima Penghargan Kamaroedin 2014 dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung ini.

Baca Juga:  Lomba Menulis Esai Diperpanjang Hingga 30 November

Festival Jurnalistik gelaran Republica dan Pilar berawal dari roadshow ke beberapa media massa di Lampung, dua pekan lalu. Roadshow itu terkait Hari Kemerdekaan Pers Sedunia 3 Mei 2018.

Kemudian, lomba penulisan esai dengan peserta dari Lampung hingga luar Lampung.

Acara puncak yang meliputi kampanye kemerdekaan pers. Kampanye kemerdekaan pers mengambil tema “Independensi Pers pada Tahun Politik 2018”.

Selain itu, ada bazar dengan peserta dari berbagai kalangan dan lembaga. Lalu, hiburan dari beberapa band lokal Lampung.

Satu acara lagi yang belum berlangsung adalah Diklat Jurnalistik Mahasiswa Tingkat Dasar (DJMTD).

Dalam kampanye kemerdekaan pers, AJI Bandar Lampung mengingatkan media massa dan jurnalis di Lampung agar tetap independen.

Ini menyikapi tahun politik, mulai dari pilkada serentak tahun 2018 hingga pemilu tahun 2019 mendatang.

Baca Juga:  Tips Menulis Ikuti Lomba Esai

Ketua AJI Bandar Lampung Padli Ramdan menjelaskan, media dan jurnalis wajib menjaga independensi pada tahun politik 2018-2019 di Lampung.

“Media dan jurnalis jangan partisan kepada calon tertentu dan kepentingan kelompok tertentu,” kata Padli saat berorasi di lapangan belakang Gedung Rektorat Universitas Lampung, Jumat (11/5/2018).

“Media dan jurnalis wajib memberitakan secara berimbang dan proporsional setiap calon dan aktivitas para calon,” sambung Padli.

Selain itu, AJI Bandar Lampung mengingatkan media dan jurnalis agar mewaspadai hoaks alias kabar bohong.

“Jangan ikut menyebarkan hoaks. Pastikan dulu kebenaran kabar yang beredar dengan selalu melakukan verifikasi serta cek dan ricek,” ujar Padli.

Selain Padli Ramdan, turut pula menyampaikan orasi kemerdekaan pers Wakil Koordinator Wilayah AJI Indonesia Yoso Muliawan. (RD)

1,506 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

fertival jurnalistik Lomba Esai pers mahasiswa pilar FEB republica

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan